322 views

OPS SIKAT TOBA 2021 Polres Labuhanbatu Berhasil Ungkap 104 Kasus Dengan 130 TSK

RANTAUPRAPAT-LH: Polres Labuhanbatu dibawah kepemimpinan AKBP Deni Kurniawan, SIK, MH berhasil mengungkap 104 Kasus Kriminal dengan 130 Orang yang ditetapkan sebagai Tersangka. Hal ini disampaikan oleh Kapolres yang didampingi oleh Wakapolres, Kabag Ops, dan Kasat Reskrim Polres Labuhanbatu dalam Konferensi Perss Ops Sikat Toba-2021 (Selasa, 30/03/2021-Red).

Pada kesempatan itu, Kapolres Labuhanbatu mempaparkan rincian Jenis Kasus dan Jumalah Orang yang ditetapkan menjadi Tersangka. “ Dalam Operasi Sikat Toba-2021 Sat Reskrim Polres Labuhanbatu berhasil mengungkap 104 Kasus dengan tersangka 130 Orang sebagai mana rincian berikut, Kasus Curas 3 Kasus dengan tersangka 4 orang, Kasus Curat 81 Kasus dengan tersangka sebanyak 103 orang, dan Kasus Curanmor sebanyak 20 Kasus dengan tersangka sebanyak 23 orang. 104 Kasus yang berhasil diungkap merupakan kasus yang terjadi pada tahun 2016, 2019, 2020, dan 2021. Satu kasus yang berhasil di ungkap merupakan kasus curanmor yang terjadi pada tanggal 20 juni 2016 di wilayah kecamatan kualuh Hilir ” pungkas Deni Kurniawan (Selasa, 30/03/2021-Red).

Lebih lanjut Kapolres Labuhanbatu itu memaparkan, “ terdapat 130 Tersangka yang berhasil ditangkap selama 21 hari pelaksanaan Operasi ini. Berarti, rata-rata setiap 4 Jam sekali terdapat 1 Orang Tersangka yang berhasil di dapat. Total kerugian Korban berdasarkan 104 Kasus yang berhasil diungkap Rp 604.784.250,- (Enam Ratus Empat Juta Tujuh Ratus Delapan Puluh Empat Ribu Dua Ratus Lima Puluh Rupiah) dengan Barang Bukti yang disita antara lain Uang sebanyak Rp 4.095.000,-, Sepeda Motor berbagai merek 25 Unit, Mobil Xenia 1 Unit, Sapi/Lembu 2 Ekor, Batrai Tower 4 Buah, Elektronik 14 Unit, Handphone 46 Unit, Laptop 6 Unit, Mesin Genset 1 buah, Perhiasan emas 3 Untai, Bantalan rel 117 Batang, rel besi 31 Potong, Sepeda 1 unit, Surat tanah 1 lembar Sawit 316 Janjang, dan BPKB dan STNK 2 Buah ” ujar Deni memaparkan.

Terkait tindakan tegas yang diambil oleh Personil Polres dan Jajarannya, Kapolres Deni menjelaskan “ Polres Labuhanbatu melakukan tindakan tegas dan terukur terhadap 6 Tersangka karena melakukan perlawan kepada petugas saat ditankap, 6 Tersangka tersebut antara lain YJS als Gopas (Dalam Kasus 363 Curanmor), RM (dalam Kasus 363 Curanmor), SM (dalam Kasus 363 Curanmor), BSR als Budi Bacok (dalam Kasus 363 Curanmor), RN als Kumin (dalam Kasus 363), dan FP alias Paimin (dalam Kasus 363 Curanmor) ” ujarnya.

“ Ancaman Pidana sesuai dengan Pasal 365 KUHP( (1) diancam dengan Pidana Penjara paling lama 9 Tahun yang didahuluhi, disertai atau di ikuti dengan kekerasan atau ancaman kekerasan, Pasal 364 KUHP ( (1) diancam dengan Pidana Penjara paling lama 7 Tahun, Pasal 480 KUHP (diancam dengan Pidana Penjara paling lama 4 Tahun atau pidana denda sebanyak Sembilan ratus ribuh rupiah ” kata Kapolres Deni menjelaskan penerapan pasal yang disangkakan.

Masih menurut Deni Kurniawan, “ Pada operasi Sikat Toba-2021, 3 Tahun terakhir dengan hasil meningkat 4 kali lipat apabila dibandingkan dengan Periode-Periode Ops SIkat Tahun sebelumnya. Peningkatan ini menrupakan Wujud Implementasi program Proritas Kapolri yang ke 6 yaitu peningkatan kenerja penegakan hukum dalam rangka transformasi Khususnya bidang Operasional menuju Polri yang PRESISI ” jelasnya.

“ Sebagai Informasi Hasil ops Sikat Toba pada Polres Labuhanbatu dalam kurun waktu 3 Tahun terakhir terus mengalami peningkatan sebagai berikut; Pada Tahun 2019 Jumlah Kasus 20 Kasus dengan jumlah Tersangka 29 TSK total kerugian Rp 243.173.000,-, Pada Tahun 2020 jumlah ungkap Kasus 25 Kasus dengan jumlah Tersangka 42 TSK total kerugian Rp 193.643.000,- dan Tahun 2021 Jumlah ungkap Kasus sebanyak 104 Kasus dengan Jumlah Tersangka 130 TSK dengan total kerugian Rp 604.784.250,- “ tambah Kapolres Labuhanbatu itu.

Dengan keberhasilan tersebut, Kapolres Labuhanbatu pada Hari Senin Tanggal 29 Maret 2021 memberikan Reward dan Penghargaan kepada 37 Personil Anggota Sat Reskrim Polres Labuhanbatu yang melampaui target ungkap Kasus sebagai wujud pemberian Motivasi dan Perhatian Pimpinan kepada Pelaksanaan Tugas Anggota untuk berkerja lebih baik lagi. (Hamdani/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *