657 views

Perang Israel Vs Hamas-Palestina Makin Mengganas dan Meluas

LIPUTANHUKUM.COM: Perang antara Hamas-Palestina melawan Zionis Israel semakin menggila dan meluas. Akibatnya, korban tewas sudah mencapai 2.300 orang.

Setelah digempur Hamas pada Sabtu (07/10/2023), Israel langsung membalas Serangan tersebut termasuk dengan memutus seluruh aliran listrik di Jalur Gaza. Akibatnya, seluruh aliran listrik mati total dan warga yang berada di jalur Gaza terisolir. Kebutuhan warga atas makanan pokok juga terancam.

Bahkan dikabarkan bahwa tentara Israel tak hanya menggempur wilayah di Jalur Gaza, tapi telah meluas ke kota-kota di selatan Lebanon hingga dekat perbatasan Mesir.

Gempuran membabi buta yang dilakukan Tentara Israel ini diduga sebagai balasan gempuran roket Hizbullah terhadap Israel khususnya di wilayah selatan Israel.

Dilain pihak, Hizbullah bersumpah bakal membalas semua serangan Israel, yang menargetkan setiap inci wilayah Lebanon.

Sementara itu, Kemenlu sedang mengupayakan evakuasi WNI yang ada di Palestina. Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan evakuasi WNI dari Palestina akan dilakukan saat situasi di lapangan sudah aman. “BKita sudah ada datanya (jumlah WNI), rencana evakuasi juga sudah ada, hanya saja situasi belum memungkinkan terjadinya pergerakan ” pungkas Menlu Retno di sela-sela KTT AIS Forum di Nusa Dua Bali, pada Rabu (11/10/2023).

Menurut Retno, pihaknya  telah meminta dukungan dari Palang Merah Internasional (ICRC) untuk membantu mengevakuasi WNI dari Jalur Gaza di Palestina. Jalur Gaza menjadi menjadi target utama serangan udara militer Israel.

Sesuai data yang berhasil dihimpun dari Kementerian Kesehatan Palestina tercatat ada 1.100 orang tewas dan 5.339 terluka di Jalur Gaza. Sementara Israel melaporkan 1.200 orang tewas dan 3.418 orang terluka. (Red)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.