1,793 views

Diduga Tidak Mendapatkan Layanan Tim Medis Saat Kritis, Karyawan PTPN IV PAJ Berinisial S Meninggal di Polikbun

LABUHANBATU-LH: Seorang Karyawan PTPN IV PAJ Berinisial S (51 Tahun) saat sedang bekerja memanen Buah Kelapa Sawit Milik BUMN PTPN IV tepatnya di Avdeleng I, tiba-tiba sakit mendadak. Saat dilarikan ke Polikbun untuk mendapatkan pertolongan dari Tim Medis, namun menurut informasi yang berhasil dihimpun bahwa Pihak Tim Medis tidak ada ditempat dan akibatnya Pasien S terlantar setengah jam lamanya dan akhirnya meninggal dunia Pada Rabu (09/06/2021/Red).

Terkait kejadian ini, Ketua Serikat Pekerja Perkebunan (SPBun) PTPN IV PAJ Firman Tampubolon menyayangkan tidak adanya Petugas Medis di Polikbun tersebut saat dibutuhkan. Menurutnya, seharusnya Tenaga Kesehatan (Nakes) di Polikbun tersebut berjaga di Polikbun sehingga selalu ada saat dibutuhkan. ” Karyawan tersebut tiba-tiba pingsan di ancak saat memanen. Kemudian dibawa ke Polikbun. Namun, sampai di Polikbun tidak ada satupun Petugas Kesehatan di Polikbun sehingga karyawan sempat terlantar setengah jam sebelum meninggal ” pungkas Firman (Jum’at, 11/6/2021).

Salah seorang dokter dr. Lili Gindra saat ditemui dalam Ruang Kerja mengakui tidak ada Petugas Kesehatan ketika karyawan PTPN IV PAJ itu dibawa ke Polikbun untuk mendapatkan pertolongan medis. Ia berdalih bahwa, saat itu petugas kesehatan Polikbun sedang cuti mendadak. ” Itu sudah takdirnya. Pasien tersebut juga sebelumnya sudah mengalami sakit di dadanya. Seharus banyak istirahat jangan dipaksakan bekerja. Kita juga disini kekurangan Nakes sehingga pelayanan kesehatan di Polikbun belum maksimal,” kilahnya menutup pembicaraan (10/06/2021).

Untuk diketahui, Almarhum S merupakan salah seorang Karyawan PTPN IV PAJ mengalami pingsan secara mendadak di ancak Afdeling I saat memanen kelapa sawit Milik PTPN IV Unit Panai Jaya. S dibawa ke Polikbun untuk mendapat pertolongan medis sekitar Pukul 11:30 WIB (Rabu, 09/06/2021). (Edi Syahputra Ritonga)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.