1.832 views

UPDATE ! Pengusaha Batam H. Permata Meninggal Diduga Karena Ditembak Petugas

BATAM-LH: Salah satu Pengusaha Batam H. Permata dikabarkan meninggal dunia. Adapun penyebab kematian Mantan Ketua Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kota Batam itu menurut informasi yang beredar di Grup WhatsApp (WA) KKSS hari ini (Jum’at, 15/01/2021-Red) adalah karena ditembak Petugas Bea dan Cukai. “ Benar sy lg di tg sengkuang. Bersama anaknya arjuna. Di tembak ” tulis salah satu warga KKSS (Jum’at, 15/01/2021-Red).

Ketika ditanya kapan dimana tempat kejadiannya, “ menurut info pagi ditembak diduga bea cukai di laut. Iye dilaut ” tambahnya.

Menurut informasi yang bisa didapatkan Wartawan LH (liputanhukum.com) di lapangan, bahwa yang tertembak ada 2 Orang. Selain H. Permata yang sudah meninggal dunia dengan 3 lubang tembakan, masih ada satu orang lagi temannya yang turut tertembak dan sedang dirawat secara Intensif di RS karena dalam kondisi kritis.

Sewaktu Redaksi LH melakukan Konfirmasi dan atau Klarifikasi atas kejadian ini kepada Pihak Kanwil Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Khusus Kepri melalui Humasnya, Pihak Kanwil DJBC belum dapat memastikan karena menunggu laporan resmi dari Pihak Unit Petugas di lapangan. “ Ok, Jadi begini Pak, untuk sementara Kami lagi menunggu kronologis ataupun konfirmasi dari Unit Kami terkait yang Penindakan langsung. Maslahnya, Kami belum dapat informasinya. Jadi, Kami juga masih belum bisa bilang Ya atau Tidaknya. Begitu “ pungkas Arif Humas Kanwil DJBC Khusus Kepri ketika dihubungi melalui Telepon Selularnya (Jumat, Pukul 15.23 WIB; 15/01/2021-Red).

Ketika dipertanyakan lebih jauh tentang apakah benar kalau Unit yang melakukan operasi yang menyebabkan tertembaknya H. Permata adalah dari Pihak Kanwil Bea Cukai DJBC Khusus Kepri, Arif menyatakan “ kalau Wilayah Kerja kami memang kurang lebih meliputi Daerah situ. Tapi memang secara detail kejadian dan segala macam Kami lagi menunggu konfirmasi dari Unit yang terkait “ ujar Arif sambil menjanjikan akan mengirim Release Resmi Pihak Kanwil DJBC Khusus Kepri apabila sudah dibuat terkait kasus ini kepada LH.

Terkait lokasi tepatnya tempat kejadian, Arif juga kembali menyampaikan menunggu laporan resmi dari Unit Penindakan terkait. (Anto/Red)

VIDEO TERKAIT:

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *