311 views

DPK GMNI ULB Tansar Lakukan Penggalangan Dana Untuk Perobatan Aroihan

PANAI HULU-LH: Dewan Pimpinan Komisariat (DPK) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Universitas Labuhanbatu (ULB) Tanjung Sarang Elang Kecamatan Panai Hulu Kabupaten Labuhanbatu turun ke jalan untuk Penggalangan Dana biaya Perobatan Aroihan (Rehan) Laki-Laki (2Tahun), Warga Dusun Vll Sei Timah, Kecamatan Panai Hilir, Kabupaten Labuhanbatu,

Kegiatan dilakukan Pada Hari Minggu (27/12/2020-Red) Sekitar Pukul 08.30 WIB. Adapun yang menjadi Titik Lokasi Penggalangan Dana ada di 2 tempat. Lokasi Pertama di SPBU Simpang Ajamu selesai Pukul 12.00 Wib. Lokasi Kedua, di Jln Lintas Simpang 3 Ajamu, Kecamatan Panai Hulu dan selesai Pukul 17.00 WIB.

Dari Giat Penggalangan Dana di 2 Lokasi tersebut terkumpul uang sebesar Rp 2 Juta. Hal ini disampaikan oleh Ketua DPK GMNI ULB Tansar Bung Hendra Syahputra Harahap kepada Wartawan LH (liputanhukum.com). ” Kegiatan turun ke jalan adalah untuk melakukan Penggalangan Dana Biaya Perobatan Aroihan yang mengalami Penyakit Hidrosefalus dan pembengkakan pada alat kelamin selama 2 Tahun. Informasi ini awalnya kami dapatkan ketika membuka Link liputanhukum.com yang juga menyebar di berbagai Medsos. Dimana dalam pemberitaan itu kami melihat bahwa Rehan ini sangat membutuhkan Pendonasi. Untuk itulah kami dari DPK GMNI ULB Tanjung Sarang Elang bergerak melakukan giat sosial ini. Alhamdulillah, dalam 1 Hari di 2 Tempat terkumpul sumbangan sebesar 2 Juta Rupiah “ pungkas Bung Hendra Syahputra Harahap (27/12/2020-Red).

“ Kami sudah bertekad akan berjuang terus mengumpulkan dana untuk membantu Rehan agar bisa berobat sehingga penyakitnya yang diderita anak itu dapat sembuh “ tambah Ketua DPK GMNI ULB itu.

Sebelumnya Pada Edisi (22/12/2020) LH telah menayangkan berita dengan Judul “MEMILUKAN !! Balita Berinisial AR Divonis Hydrocephalus, Anak Sang Ibu Buruh Tani Ditinggal Ayah Merantau, Butuh Uluran Tangan”. Berita itu telah mengulas tentang rintihan Seorang Anak Balita Aroihan, Anak dari Rodiah, yang hidup miskin dan ditinggal Sang Suami Merantau.

Pemberitaan dilakukan setelah Wartawan LH menyambangi kediaman Rodiah (22Tahun) yang terletak di Dusun Sei Timah, Desa Sei Penggantungan, Kecamatan Panai Hilir, Kabupaten Labuhanbatu. Menurut penuturan Rodiah saat itu, bahwa anak Balitanya bernama Aroihan (2Tahun) telah divonis Dokter RS Adam Malik Medan mengidap Hydrocephalus (kepala air). Namun, karena dirinya tidak memiliki kemampuan ekonomi untuk perobatan anaknya, maka Aroihan tidak pernah lagi mendapatkan bantuan Medis.

(Edi Syahputra Ritonga/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *