1,123 views

Herman Sawiran : Jangan Asal Mengklaim Wong Musi Untuk Kepentingan Kekuasaan Padahal Nyatanya Bukan Wong Musi

MUSIRAWAS-LH: Iring-iringan Tim Pendukung H2G-MULYA yang bergerak dari Rumah Pendopo H2G di Kelurahan Marga Mulya Lubuklinggau menuju Kantor Sekretariat KPUD di Kelurahan Muara Beliti, Kecamatan Muara Beliti Kabupaten Musirawas. Sekitar pukul 11.00 WIB (jum’at, 04/09/2020-Red) Paslon H2G MULYA tiba di Kantor KPUD. Sebelum memasuki ruangan dengan terlebih dahulu Paslon H2G MULYA dan Tim Koalisi membasuh tangan dengan hand sanitizer dan cek suhu, serta memakai masker.

Proses pendaftaran kali ini harus mematuhi SOP protokol kesehatan sesuai Rakor dan Sosialisasi PKPU No.9 dan 10 KPUD Musi Rawas bahwa yang hadir diruangan adalah Paslon dan Tim Koalosi Parpol Pengusung yaitu Ketua Dan Sekretaris NASDEM, DEMOKRAT, PKB,HANURA, PKS, PBB dan PDI Perjuangan.

Kemudian berkas Paslon diverifikasi pukul 12.00 WIB, setelah Shalat Jum’at kemudian pukul 14.00 WIB dilanjutkan verifikasi berkas paslon. Setelah pemeriksaan rampung, KPUD menyatakan berkas lengkap, dan selanjutnya akan ditindaklanjuti hingga akhirnya nanti diumumkan pada Tanggal 23 September 2020 yang akan datang.

Tampak dalam iring-iringan massa pendukung H2G MULYA Aktivis kawakan MLM Herman Sawiran. Ketika dimintai tanggapannya, menyatakan “ Saya kenal betul sosok H2G anaknya H. Ishak Sani. Sejak Tahun 1975, saat itu Beliau hobi bermain bola sebagai kipper. Seiring waktu berjalan, Beliau menjadi Wakil Bupati dan kemudian berlanjut menjadi Bupati. Hasil pengamatan dan analisa Saya secara nyata sangat banyak perubahan yang dilakukan H2G, pondasi seorang Pemimpin itu haruslah Pemimpin yang bermoral. Beliau sosok Bupati yang taat beribadah, Kepemimpinan Beliau sudah teruji terbukti pembangunan yang dilakukan sama rata di 14 Kecamatan. Membangun Puskesmas berskala besar di tiap Kecamatan dan Stadion Berskala Nasional. Membina dan memperhatikan kemajuan generasi mulai dari tingkat PAUD hingga tingkat mahasiswa sebagai contoh kepentingan untuk Asrama Mahasiswa asal Musirawas di Yogya dan Bengkulu “ pungkas Herman Sawiran

Masih menurut Herman Sawiran, “ kemudian, baru-baru ini sebagai bukti betapa Beliau komitmen memajukan pemuda diantaranya mendapatkan prestasi dibidang sepakbola dan sepak bola wanita, mendapat Penghargaan Karang Taruna Sumsel dan dua kali Mendapatkan Reward dari Menteri Keuangan dalam penanggulangan Covid-19 ini “ lanjutnya.

“ Kemampuan beliau menggelontorkan APBD Propinsi maupun APBN ke Daerah, terbukti kemarin Gubernur Herman Deru gelontorkan total anggaran kurang lebih Rp 70 Miliar untuk infrastrukur Kabupaten Musi Rawas Tahun 2020 ini. Jadi, memang benar tagline yang Beliau bangun AK5 (Ayo Kerja Kerja Kerja Kerja Kerja), sesuai dengan fakta di lapangan “ tambah Aktivis kawakan itu.

Selanjutnya, “ Masyarakat Musi Rawas merasa beruntung memiliki sosok Bupati yang berakhlak baik dan insha-Allah memenangkan Pilkada kali ini. Terkait isu primordial yang selalu menjadi senjata lawan politik untuk memojokkan H2G itu hanya cara berpikir yang sempit. apalagi itu berasal dari Orang Nomor Satu Kabupaten tetangga. Justru kalau Pemimpin seperti itu menunjukkan kebodohannya di muka publik, tidak punya wawasan ngapain dia ngurus daerah orang lain, urus saja daerahnya sendiri yang masih terbelakang itu “ ujar Herman Sawiran.

Menurut Herman, “ bahwaKkita ini hidup di NKRI Bhineka Tunggal Ika, isu seperti itu, isu murahan dan sampah apalagi justru dia tidak tahu dan sok tahu mengklaim rival H2G dari Suku Musi. Aku ini asli wong Musi dari Dusun Semeteh Jugo Semangus jadi paham betul siapo be Wong Musi itu jadi jangan asal ngomong dan mengklaim sebagai Wong Musi suku hanya untuk kepentingan kekuasaan padahal nyato nyo dio bukan wong Musi “ ujar Ketua GSUU ini menutup pembincangan.

(Awang/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.