609 views

MUI Desak Presiden Jokowi Copot Kepala BPIP Prof Yudian Wahyudi Yang Mengatakan “Agama Merupakan Musuh Terbesar Pancasila”

JAKARTA-LH: Majelis Ulama Indonesia (MUI) bereaksi keras atas Pernyataan (Statement) Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Prof Yudian Wahyudi yang mengatakan Agama Musuh Terbesar Pancasila. Pernyataan Yudian Wahyudi ini disampaikannya melalui Wawancara Eksklusive dengan detik.com (12/02/2020-Red) dalam tajuk “ Blak-blakan bersama Prof. Yudian Wahyudi Jihad Pertahankan NKRI ”.

Begitu Berita dan Video Wawancara Eksklusive itu ditayangkan Detik.com dan Detik.news, sontak para pemirsa dan pembaca kaget dan bereaksi diseluruh penjuru tanah air. Mulai dari Para Tokoh Agama, Politisi, Akademisi, Praktisi, sampai dengan Masyarakat Umum bereaksi keras atas Pernyataan Kepala BPIP ini.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) melalui Sekretaris Jenderalnya Anwar Abbas mendesak Presiden Joko Widodo untuk Mencopot Prof Yudian Wahyudi. MUI mengkritik keras Kepala BPIP itu yang mengatakan Musuh Terbesar Pancasila Adalah Agama. Abbas menilai pemikiran dan pemahaman Yudian tentang Pancasila ini bisa mengancam eksistensi negara. Selain itu, ia khawatir pemikiran Yudian tersebut menjadi destruktif terhadap pengakuan agama dalam Pancasila. ” Lalu timbul pertanyaan kalau agama harus diberangus lalu sila pertama dari Pancasila tersebut mau dikemanakan. Dibuang ? Kalau dibuang berarti tidak Pancasila lagi dan berarti Negara ini bubar,” pungkas Abbas berang (12/02/2020-Red).

Ketua PP Muhammadiyah ini mengatakan pemahaman Rakyat Indonesia tentang Pancasila akan sulit terwujud karena Pimpinan BPIP memiliki cara pandang yang membahayakan. ” Oleh karena itu kalau yang bersangkutan benar punya pandangan seperti itu maka pilihan yang tepat untuk kebaikan bangsa dan negara yaitu Yang Bersangkutan Mundur atau Dimundurkan ” tegas Sekjend MUI itu.

Abbas mempertegas ” Sebab kalau yang bersangkutan tidak diberhentikan dan tetap terus duduk di sana maka BPIP ini sudah tentu akan kehilangan Trust atau Kepercayaan dari rakyat,” tegasnya.

Tidak hanya MUI, Wakil Ketua MPR-RI Arsul Sani mengkritik pernyataan Kepala BPIP Yudian Wahyudi soal agama menjadi musuh terbesar Pancasila. Arsul mengingatkan agar Yudian tak membuat Pernyataan Kontroversial dan memintanya mencontoh Presiden Sukarno. ” Kepala BPIP untuk mencontoh Bung Karno. Meskipun Bung Karno disimbolkan sebagai Tokoh Nasionalis, namun pernyataan-pernyataannya tentang Pancasila, Islam, dan negara tidak kontroversial sehingga relatif bisa diterima oleh kalangan Islam,” ujar Arsul kepada Para wartawan (Rabu, 12/2/2020-Red).

Lebih lanjut, Sekjen PPP itu menyarankan agar BPIP bekerja sama dengan MPR untuk membumikan Pancasila. Salah satunya, bagaimana membuat konsep yang menarik untuk Sosialisasi 4 Pilar MPR kepada kalangan milenial. ” Lebih baik BPIP bekerja sama, bahu membahu dengan MPR RI untuk mensosialisasikan 4 Pilar MPR atau konsensus bernegara dengan konsep-konsep yang lebih menarik bagi masyarakat, khususnya generasi milenial,” ujar Tokoh Partai Berlambang Ka’bah itu.

Reaksi Masyarakat di Medsos juga begitu cepat atas Viralnya berita ini. Mayoritas mengutuk keras Pernyataan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) ini. (Alfian/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.