1,012 views

Bupati PPU Kaltim Abdul Gafur Mas’ud Bersama 10 Orang Lainnya Diamankan KPK

JAKARTA-LH: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali berhasil melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Provinsi Kalimantan Timur Abdul Gafur Mas’ud bersama 10 Orang lainnya yang diduga terkait dengan kasus ini. Hal ini disampaikan oleh Ketua KPK Firli Bahuri. ” KPK melakukan tangkap tangan salah satu bupati di wilayah Kaltim yaitu Bupati Penajam Paser Utara beserta 10 orang pihak terlibat ” pungkas Firli Bahuri dalam keterangan singkatnya (Kamis, 13/01/2022).

Firli belum menjelaskan soal OTT tersebut lebih lanjut. ” Mohon maaf rekan-rekan, kami belum merespon karena kami masih bekerja ” lanjutnya.

Namun, Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron menyatakan bahwa OTT terhadap Bupati PPU tersebut diduga terkait kasus penerimaan suap dan gratifikasi. ” Sementara ini kami masih melakukan pemeriksaan selama 1×24 jam untuk memperjelas duduk perkaranya. Karena itu kami minta masyarakat bersabar dan memberi kesempatan kepada tim KPK utk bekerja menyelidik kasie ini, selanjutnya nanti akan kami infokan secara lebih komprehensif ” tandas Ghufron.

sementara itu, menurut informasi yang berhasil dihimpun bahwa Pintu Rumah Jabatan Bupati PPU yang berada di Jalan Unocal, Kelurahan Penajam, Kecamatan Penajam, tampak dipasangi segel berwarna merah hitam dengan bertuliskan KPK. Selain itu, sejumlah ruangan di Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Penajam Paser Utara juga dipasangi segel merah hitam tersebut, yakni pintu koridor menuju ruang kerja bupati dan pintu ruangan kerja sekretaris daerah. Demikian pula, Ruangan Kantor Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Penajam Paser Utara ikut disegel oleh KPK. 

Satgas Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi bahwa Bupati PPU Abdul Gafur Mas’ud kena OTT KPK di Jakarta pada Rabu (12/01/2022). ” Yang bersangkutan ditangkap di Jakarta beserta beberapa pihak lainnya ” kata Plt Juru Bicara KPK KPK Ali Fikri dalam keterangannya (Kamis, 13/01/2022).

Masih menurut Ali Fikri, bahwa total yang terkena OTT ada 11 Orang termasuk yang berada di Gaerah Kabupaten PPU. ” Ada yang sudah di K4 (Gedung Merah Putih KPK-Red), ada juga di Kalimantan Timur ” tandas Fikri dalam keterangannya. (Fahdi/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.