1,638 views

Titi-Jembatan Desa Jawi-Jawi Yang Dilalui Masyarakat Butuh Ekstra Hati-Hati Karna Rusak Parah

LABUHANBATU-LH: Jalan Titi-Jembatan Sei Jawi-jawi yang menghubungkan akses Jalan menuju ke Sei korang, Sei Patopis, Sei Penggantungan, Sei Cina, Kampung Masjid dalam keadaan kondisi memprihatinkan rusak Parah dan bergoyang saat dilintasi. Sehingga Sepeda motor saat hendak melintas, butuh Ekstra hati-hati. Hal ini sesuai dengan hasil liputan Wartawan LH (liputanhukum.com) Pada Kamis (15/07/2021).

Ironisnya, kondisi Titi-Jembatan yang terletak di Dusun I (Satu) Desa Sei Jawi-jawi, Kecamatan Panai Hulu, Kabupaten Labuhanbatu, Provinsi Sumatra Utara itu sudah berkali-kali diusulkan warga setempat ke Kepala Desa Jawi-jawi agar kiranya Titi-Jembatan yang rusak tersebut dibangun. Namun, belum ada perbaikan dari pemerintah Labuhanbatu sampai saat tulisan ini ditayangkan.

Akibat Titi-Jembatan yang rusak dan bergoyang, pengguna jalan harus berhati-hati saat melintas yang senantiasa dapat mengancam keselamatan pengguna jalan yang dilalui Sepeda Motor. “ Rusak parah Pak Jembatan ini, dan sudah berkali-kali diajukan ke Kepala Desa Jawi-jawi agar jembatan dibangun, namun belum ada realisasinya ” ujar warga setempat yang tidak Mau disebutkan Nemanya (Kamis, 15/07/2021).

“Jika air surut, Pelabuhan Jawi-Jawi yang dibuat oleh pemerintah tidak lagi digunakan saat Masyarakat hendak menyebrang, karena airnya timpas sehingga Bot Pengangkut tidak bisa. Ya jadi terpaksa ketangkahan lain yang sudah dibuat dan satu-satunya Jalan menuju tangkahan harus melewati Titi-Jembatan ini pak ” pungkas warga setempat lainnya.

Kepala Desa Jawi-jawi Sumarno saat dikonfirmasi Wartawan LH membenarkan kondisi jembatan yang rusak. ” Ia Pak memang rusak. Dan secepatnya akan kita perbaiki sebelum memakan korban ” ucap Sumarno (Kamis, 15/07/2021).

Kades Sumarno juga menjelaskan bahwa Jembatan tersebut merupakan kewenangan dan tanggung jawab Pemkab Labuhanbatu karena Titi-Jembatan itu Milik Pemda Labuhanbatu, bukan wewenang Pemerintah Desa Jawi-jawi. ” Tidak bisa jembatan itu dibangun menggunakan Dana Desa Pak, karena itu jembatan punya Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Pak. Dan sudah kita pertanyakan ke Dinas PMDK Labuhanbatu bahkan sampai ke Bupati, namun tidak bisa dibangun menggunakan Dana Desa ” pungkas Sumarno.

(Edi Syahputra Ritonga)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.