LABUHANBATU-LH: Pembuatan pupuk marak dan terdapat 2 titik gudang pembuatan diduga pupuk oplosan yang terletak di Dusun VII Desa Teluk Sentosa Kecamatan Panai Hulu Kabupaten Labuhanbatu Provinsi Sumatera utara.
Hal tersebut dibenarkan salah satu warga Dusun VII Desa Teluk Sentosa yang minta dirahasiakan namanya yang melihat proses pembuatan pupuk oplosan. ” Benar bang, ada dua gudang pembuatan pupuk oplosan ditempat kami ini bang, 3 hari sekali mereka angkut pakai truk, terkadang pakai bus dan mobil pribadi, tapi gak tau dipasarkan kemana bann ” ujarnya (22/07/2026).
Atas maraknya pupuk oplosan mendapat perhatian serius dari Aktivis Mahasiswa Labuhanbatu Idris Siregar. Idris menghimbau agar petani berhati-hati. ” Petani diimbau lebih waspada terhadap maraknya peredaran pupuk oplosan atau pupuk palsu yang dijual dengan harga murah, namun berdampak merusak tanaman dan menurunkan drastis hasil panen. Kerugian akibat praktik ini sangat masif, sehingga mengenali ciri-ciri dan memastikan legalitas pupuk sangatlah penting, Apalagi kenaikan harga BBM memberikan dampak terhadap harga pupuk. Masyarakat akan cenderung membeli pupuk dengan harga yang murah ” pungkasnya (22/07/2026).
Ia juga meminta Polres Labuhanbatu melakukan penyelidikan terhadap adanya gudang pembuatan pupuk oplosan di Kecamatan Panai hulu. ” Kapolres Labuhanbatu harus mengambil sikap tegas dan melakukan penyelidikan terhadap dugaan pembuatan pupuk oplosan di daerah pesisir tepatnya di Panai hulu dan tangkap sesuai undang-undang yang berlaku ” tandas Idris.
Kapolres Labuhanbatu AKBP Wahyu melalui Kasat Reskrim Polres Labuhanbatu AKP Muhammad Jihad Fajar Balman, S.Tr.K., S.I.K aat dikonfirmasi untuk di minta klarifikasi tanggapan langsung direspon. ” Siap Bang, akan kita tindaklanjuti dan akan kita selidiki ” ujar AKP Fajar (22/07/2026).
Hasil penelusuran LH pemilik gudang sekaligus diduga pelaku pembuatan pupuk oplosan berinisial Iz dan Yd, warga setempat.
(Edi Syahputra Ritonga)
