LABUHANBATU-LH: Terungkap pekerjaan proyek pembuatan pagar beton PKS Ajamu tidak menggunakan pondasi tanam dan hanya mengandalkan beton slop. Sementara, pekerjaan menghabiskan biaya ratusan juta.
Hasil croschek di lokasi proyek bukan hanya tiang saja mengalami retak-retak, LH juga menemukan galian sebagai tempat untuk pondasi. Anehnya, hanya besi angker beton slop serta beton balok tiang pekerjaan terlihat terletak diatas tanah (Sabtu, 20/06/2026).
Tugino, Mandor pengawas PTPN IV Regional II Unit PKS Ajamu saat ditemui di lokasi pekerjaan (Sabtu, 20/06/2026) mengungkapkan bahwa dalam pelaksanaan pekerjaan telah melakukan penggalian sedalam 90 cm sebagai pondasi. Sementara itu, salah seorang pekerja proyek mengatakan bahwa hanya sebahagian digali untuk pondasi.
Management PTPN IV Regional II melalui Manager Unit PKS Ajamu Fahmi (Sabtu, 20/06/2026) berdalih bahwa beton slop itu memang tidak dilakukan penggalian sebagai pondasi. Ia juga membenarkan penggunaan besi angker dalam pekerjaan tersebut berukuran 6 mili. ” Memang seperti itu proses pekerjaannya yang ditetapkan dalam site plant nya, beton slop itu tidak digali dan ditanam. Ukuran besi memang 8 mili yang digunakan,” kilahnya.
Untuk diketahui, proyek pembuatan pagar beton PKS Ajamu menghabiskan anggaran senilai Rp.174 Juta itu dikerjakan CV Alfarizki Sinar Gemilang.(Edy Syahputra R)
