562 views

AS dan Israel Serang Iran, Kemudian Iran Membalas Membombardir Israel dan Pangkalan Militer AS, PD III DIMULAI ?

Potensi Yang Memicu Perang Dunia III 

LIPUTANHUKUM.COM: Dengan alasan untuk melumpuhkan kekuatan militer Teheran dan mengeliminasi ancaman pengembangan senjata nuklir yang selama ini menjadi kekhawatiran global, Amerika Serikat (AS) dan Israel melakukan serangan militer besar-besaran ke Iran pada Sabtu (28/02/2026).

Serangan udara yang dimulai sejak pagi tersebut dilaporkan menghantam berbagai titik strategis, termasuk instalasi militer, simbol pemerintahan, dan pusat intelijen. Bahkan, menurut laporan kantor berita Iran (IRNA) bahwa serangan tersebut telah mengenai sebuah sekolah anak perempuan di Iran Selatan. Akibatnya, 57 orang tewas dan 45 lainnya luka-luka.

Tidak berselang lama, Garda Revolusi Iran langsung memobilisasi serangan balasan menggunakan drone dan rudal yang diarahkan ke wilayah Israel serta instalasi militer Amerika Serikat di kawasan Teluk.

Garda Revolusi Iran mengumumkan pasukannya telah menyerang pangkalan-pangkalan militer AS yang ada di BahrainQatar, dan Uni Emirat Arab (UEA). Serangan ini merespons gelombang serangan militer yang dilakukan AS dan Israel sebelumnya.

 Dikutip kantor berita Tasnim dan dilansir AFP pada Sabtu (28/02/2026), Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengatakan bahwa rentetan rudal dan drone telah menghantam pangkalan-pangkalan AS di kawasan tersebut, termasuk pangkalan Armada Kelima Angkatan Laut AS di Bahrain.

Masih menurut IRGC bahwa serangan juga dilancarkan terhadap target-target di wilayah Israel. ” Rudal-rudal dan drone IRGC telah menghantam markas besar Armada Kelima Angkatan Laut AS di Bahrain dan pangkalan-pangkalan Amerika lainnya di Qatar dan Uni Emirat Arab, serta pusat-pusat militer dan keamanan di jantung wilayah pendudukan (Israel-red), dengan pukulan telak ” pungkas IRGC (28/02/2026).

Banyak pihak mengkhawatirkan bahwa atas situasi ini dapat memicu Perang Dunia Ketiga (PD III). Kekhawatiran ini bukan tidak beralasan mengingat masing-masing pihak yang bertikai diawal ini mempunyai kekuatan militer yang sangat besar. Israel didukung negara adidaya AS, sementara Iran juga didukung negara adidaya lainnya seperti Rusia, RRC (Cina), Korea Utara dan negara lainnya. (M.Sani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.