1,143 views

Salah Satu Korban Pengeroyokan Oleh Puluhan Orang Ke Pringgan Adalah Wartawan Liputan Hukum

FOTO Ketika Para Korban Dibawa Ke Puskesmas Kota Batu untuk Berobat dan Visum (Selasa Malam, 27/05/2025)  Pukul 23.10 WIB

LABURA-LH: Puluhan orang diduga dari Dusun Pulohopur Desa Silumajang tiba-tiba datang menyerang Kampung Pringgan Lingkungan V Purwosari Kelurahan Kota Batu Kecamatan Na:IX-X Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) pada malam ini (Selasa, 27/05/2025) sekira Pukul 22.15 WIB.

Menurut data sementara, paling tidak ada 4 (empat) orang yang menjadi korban dari Pihak Kampung Pringgan Lingkungan V Purwosari, salah satunya adalah wartawan Liputan Hukum (liputanhukum.com) atas nama Herlandes Syahputra alias Ucok. Tampak bibir Ucok pecah akibat kena bogeman mentah dari pihak yang datang menyerang kampungnya.

Selain Ucok, ada tiga orang lainnya dari Kampung Pringgan yang menjadi korban pengeroyokan dan penganiayaan itu yakni atas nama Muhammad Imam Siregar, Patan Jeri Hasibuan, dan Andi Syahputra Sagala.

Keempat Korban langsung dibawa ke Puskesmas Kota Batu untuk dilakukan pengobatan dan visum.

Mendapat informasi ada keributan di Pringgan Lingkungan V Purwosari Kelurahan Kota Batu, Pihak Kepolisian dari Polsek Na:IX-X langsung sigap mendatangai TKP (Tempat Kejadian Perkara). Namun sayangnya, setibanya pihak kepolisian di TKP, puluhan orang yang diduga melakukan penyerangan, pengeroyokan dan penganiayaan tersebut sudah tidak ada di tempat.

Pihak kepolisian langsung melakukan pengejaran, namun tidak satu orang pun yang diduga sebagai pelaku penyerangan, pengeroyokan dan penganiayaan yang berhasil diamankan.

Sampai berita ini ditayangkan, belum dapat dipastikan identitas resmi dari para pelaku tersebut. Hanya saja, menurut informasi yang berhasil dihimpun, mayoritas pelaku adalah warga Desa Silumajang Kecamatan Na:IX-X Kabupaten Labura.

Menurut keterangan Para Korban, salah satu yang diduga sebagai pemicu kejadian ini adalah warga Lingkungan V Purwosari Kelurahan Kota Batu berinisial SM. Orang ini lah yang diduga sebagai provokator dan yang mengundang rekan-rekannya dari Pulohopur untuk datang ke TKP.

Apa motif dibalik penyerangan, pengeroyokan dan penganiayaan ini juga belum dapat dipastikan. (Trg)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.