753 views

Kapolri Terbitkan Enam Telegram Berisi Mutasi Ribuan Pamen dan Pati

JAKARTA-LH: Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menerbitkan Enam (6) Surat Telegram yang berisi mutasi ribuan pamen dan puluhan Pati di jajaran Polri. Dalam surat telegram tersebut, tidak kurang dari 1.225 pamen dan pati Polri berganti posisi. Gerbong perwira menengah (pamen) dan perwira tinggi (pati) Polri kembali bergerak.

Pada Selasa (11/03/2025), Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menerbitkan enam surat telegram. Dalam surat telegram tersebut, tidak kurang dari 1.225 pamen dan pati Polri berganti posisi. Mereka dimutasi dan sebagian diantaranya mendapat promosi.

Kadiv Humas Polri Irjen Sandy Nugroho membeberkan enam surat telegram tersebut, yakni surat telegram nomor, ST/488/III/KEP./2025 berisi mutasi 111 personel, ST/489/III/KEP./2025 berisi mutasi 442 personel, ST/490/III/KEP./2025 berisi mutasi 261 personel, ST/491/III/KEP./2025 berisi mutasi 153 personel, ST/492/III/KEP./2025 berisi mutasi 202 personel, dan ST/493/III/KEP./2025 berisi mutasi 86 personel.

” Mutasi ini merupakan hal yang wajar dalam dinamika organisasi Polri. Selain sebagai penyegaran, ini juga bagian dari pembinaan karier untuk meningkatkan profesionalisme anggota ” pungkas Kadiv Humas Polri itu.

Dari total 1.225 pamen dan pati yang dimutasi, Sandy menyampaikan bahwa 881 diantaranya mendapat promosi jabatan. Termasuk posisi-posisi strategis di level satuan kerja (satker) Mabes Polri dan pimpinan polda. Misalnya Irjen Anwar yang dipercaya menjadi Asisten SDM Kapolri dan Irjen Suwondo Nainggolan sebagai Asisten Logistik Kapolri. ” Sepuluh Kapolda baru ditunjuk, termasuk Brigjen Pol Mardiyono sebagai Kapolda Bengkulu, Irjen Rusdi Hartono sebagai Kapolda Sulsel, dan Irjen Nanang Avianto sebagai Kapolda Jatim ” ujarnya.

Perwira Tinggi Polri (Pati) dengan dua bintang di pundak tersebut menyampaikan bahwa melalui mutasi tersebut merupakan bagian dari strategi Polri dalam memperkuat organisasi dan meningkatkan efektivitas kinerja di berbagai lini.

Melalui mutasi tersebut, lanjut Irjen Sandy Nugroho, Polri berharap semakin profesional, modern, dan terpercaya dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. ” Kami ingin memastikan Polri tetap solid dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan ke depan. Mutasi ini adalah bagian dari strategi memperkuat organisasi agar semakin profesional dalam melayani masyarakat, ” jelasnya. (Saipul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.