408 views

VIRAL Di Asahan ! Bandar Sabu Tembaki Mobil Polisi Saat Hendak Ditangkap 

LIPUTANHUKUM.COM: Beberapa hari terakhir Viral di Media Sosial (Medsos) seorang pria mengenderai sepeda motor terakhir diketahui bernama Chandra yang menurut dan informasinya merupakan eks anggota TNI AL menembaki satu unit mobil hitam yang didalamnya anggota kepolisian sat narkoba dari Polres Asahan.

Kejadian ini terkonfirmasi dengan Kasat Narkoba Polres Asahan AKP Mulyoto. Dikutip dari detiksumut, Menurut AKP Mulyoto, peristiwa itu terjadi di Perumahan Surya Mas, Kabupaten Asahan pada Selasa (18/02/2025). Awal mula kasus tersebut saat polisi mendapat informasi bahwa seorang pria bernama Ali Muda Nasution (45) memiliki narkoba jenis sabu. Kemudian personel polisi menghubungi Ali dan berpura-pura hendak membeli sabu sebanyak 4 Kg. Disepakati, harga sabu tersebut Rp 230 juta per kilogram.

” Pada saat itu kesepakatan harganya adalah Rp 230.000.000 per kilogram, sehingga harga keseluruhan dari 4 kilogram narkotika jenis sabu tersebut sebesar Rp 920.000.000 ” pungkas AKP Mulyoto (Jum’at, 21/02/2025) dikutip dari detiksumut Sabtu (22/02/2025).

Selanjutnya, Polisi dan Ali pun sepakat untuk melakukan transaksi di sebuah rumah di Kecamatan Datuk Bandar, Kota Tanjungbalai. Setelah memastikan ada barang bukti sabu di lokasi yang disepakati, pihak kepolisian dari Sat Narkoba Polres Asahan langsung menangkap Ali. ” Sehingga tim opsnal langsung memasuki rumah tersebut dan melakukan penangkapan terhadap seorang laki-laki mengaku bernama Ali Muda Nasution, dan melakukan penyitaan barang bukti berupa 4 bungkus plastik berwarna orange merk 99 DURIEN yang ditemukan di dalam sebuah tas di ruang tamu ” tandas AKP Mulyoto.

Setelah ditangkap dan diinterogasi, Ali berkicau mengaku bahwa sabu itu diperolehnya dari Chandra alias Rudi yang merupakan eks TNI AL di Kisaran, Kabupaten Asahan. Team Opsnal Sat Narkoba Resor Asahan langsung bergegas ke rumah Chandra dengan membawa Ali.

Setibanya di rumah Chandra, tampak rumah dalam keadaan terkunci. Tapi Team Opsnal meyakini bahwa Chandra ada di dalam rumah dan berusaha memancingnya agar keluar.

Tepat Pukul 15.00 WIB, jelas AKP Mulyoto, Chandra keluar dari rumah itu  menggunakan sepeda motor pakaian merah. Kemudian, Team Opsnal berupaya menghadang, tapi tiba-tiba Chandra mengeluarkan pistol dari tasnya dan langsung menembak mobil hitam yang digunakan team Opsnal Sat Narkoba Polres Asahan. Kondisi ini memaksa mobil opsnal mundur, dan Chandra berhasil kabur.

” Saudara Chandra alias Rudi langsung mengambil satu pucuk senjata api dari dalam tas sandang yang dipakainya yang kemudian langsung melakukan penembakan berkali-kali ke arah tim opsnal ” ujar AKP Mulyoto menceritakan peristiwa itu.

AKP Mulyoto juga menjelaskan bahwa saat itu, anak buahnya sudah melakukan tembakan peringatan, tapi Chandra tetap melakukan penembakan ke arah mobil polisi dan kabur. ” Sehingga tim opsnal menghindar dengan cara bersembunyi di balik mobil sambil melakukan tembakan peringatan, namun saudara Chandra alias Rudi terus melakukan penembakan sambil melarikan diri ke arah Stadion Mutiara Kisaran, dan tim opsnal melakukan pengejaran namun saudara Chandra alias Rudi berhasil melarikan diri ” paparnya.

Kemudian, lanjut AKP Mulyoto, Team Opsnal lalu menggeledah rumah Chandra dan menemukan 6 bungkus plastik berisi sabu, 1 pucuk senjata api jenis Baretta dengan peluru 262 butir kaliber 9 mm dan 100 butir kaliber 7 mm. ” Di dalam rumah diamankan seorang perempuan bernama Lisa, menerangkan sebagai istri saudara Chandra alias Rudi yang kemudian dari dalam kamar ditemukan 6 bungkus plastik berwarna Orange merk 99 DURIEN berisi narkotika jenis sabu, 1 pucuk senjata api jenis Baretta beserta amunisi ” katanya.

Kasat Narkoba Polres Asahan itu menjelaskan bahwa Ali ditugaskan Chandra untuk menjemput 10 kilogram sabu dari tengah laut pada Sabtu (15/2) pukul 01.00 WIB dan diberikan upah Rp 70 juta jika berhasil menyerahkan sabu tersebut. ” Ali Muda Nasution yang menjemput Narkotika jenis sabu tersebut sebanyak 10 kilogram dari laut dengan menggunakan boat atas perintah Chandra alias Rudi dengan upah Rp 70.000.000 ” jelasnya.

Terkait siapa Chandra, AKP Mulyoto mengatakan bahwa Chandra yang kini sudah ditetapkan sebagai tersangka dan buron tersebut merupakan pecatan TNI AL. Chandra alias Rudi dipecat dengan pangkat terakhir Letda. ” (Chandra alias Rudi) pecatan marinir, pangkat terakhir Letda ” ujar Kasat Narkoba Polres Asahan itu. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.