1,613 views

IYE Minta Kejari Rantauprapat Periksa Penggunaan Miliaran APBDes TA 2024 Desa Teluk Sentosa

LABUHANBATU-LH: Ketua IYE (Indonesia Youth Epicentrum ) Labuhanbatu Raya Ahmad Ikhsan Siregar meminta Kejaksaan Negeri (Kejari) Rantauprapat melakukan pemeriksaan terkait penggunaan APBDes Desa Teluk sentosa Tahun Anggaran (TA) 2024. Pernyataan dan tuntutan ini disampaikan oleh Ahmad Ikhsan pada Rabu (19/02/2025).

FOTO Kantor Kepala Desa Teluk Sentosa Kecamatan Panai Hulu Kabupaten Labuhanbatu (19/02/2024) 

Tuntutan ini bukan tanpa alasan. Sebab, beberapa titik proyek pembangunan di Desa Teluk Sentosa TA 2024 yang masih terhitung kurang lebih satu bulan selesai dikerjakan sudah mengalami kerusakan.

Ironisnya lagi, tandas Ahmad Ikhsan, ” pembangunan tambatan perahu serta pembangunan drainase dan pembangunan lainnya yang seharusnya dikerjakan dan selesai ditahun 2024, malah dikerjakan dan selesai di tahun 2025 ” pungkasnya.

Oleh karena itu, atas keterlambatan pembangunan dan kerusakan pada pembangunan tersebut, Ketua IYE Labuhanbatu Raya itu, ” Meminta Kejari Rantauprapat melakukan pemeriksaan atas penggunaan APBDes Desa Teluk sentosa  TA 2024 di semua bidang, serta memanggil dan memeriksa mantan Pj Kepala Desa Teluk sentosa Edwarsyah Nasution. Sebab IYE menduga, adanya indikasi dugaan KKN ” tandasnya.

Mantan Pj. Kepala Desa Teluk sentosa Edwarsyah Nasution saat dikonfirmasi untuk diminta klarifikasi dan tanggapannya memilih untuk bungkam sampai berita ditayangkan.

Sebelumnya, liputanhukum. com telah menayangkan berita pada tanggal 19 Februari 2025 dengan judul ‘Baru Sebulan Selesai, Pembangunan Tambatan Perahu dan Drainase Di Desa Teluk Sentosa Sudah Retak-Retak’.

Menurut hasil investigasi di lapangan, terungkap bahwa Pembangunan Tambatan Perahu yang menelan anggaran sebesar Rp 177.721.000 dan Pembangunan Drainase sebesar Rp 33.947.500 (TA 2024), telah mengalami kerusakan di 9 (sembilan) titik .Kondisi ini telah menjadi bahan perbincangan hangat di tengah masyarakat sebab kedua bangunan tersebut diduga memiliki kualitas buruk dan tidak sesuai spesifikasi. (Edi Syahputra Ritonga)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.