LIPUTANHUKUM.COM: KH Miftachul Akhyar terpilih secara aklamasi sebagai Rais Aam PBNU Periode 2021-2026 oleh 9 Kiai Sepuh NU dalam Musyawarah Ahlul Halli Wal Aqdi (Ahwa) yang digelar dalam Muktamar NU ke 34 di Universitas Lampung pada JumatDinihari (24/12/2021). Kesembilan Ahwa tersebut adalah KH Dimyati Rois, KH Ahmad Mustofa Bisri, KH Ma’ruf Amin, , KH Anwar Manshur, TGH Turmudzi Badaruddin, KH Miftachul Akhyar, KH Nurul Huda Jazuli, KH Ali Akbar Marbun, dan KH Zainal Abidin. ” Maka kami semua sepakat para sesepuh kiai sepakat tak ada perbedaan pendapat. Kami bulat sepakat menunjuk kepada kiai Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2021-2026 ” pungkas salah satu anggota Ahwa Zainal Abidin (Kamis Malam, 23/12/2021).
K.H. Miftachul Akhyar lahir 30 Juni 1953 adalah seorang ulama yang pernah menjabat sebagai Rais ‘Am / Pimpinan Tertinggi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa Bhakti 2018-2020 menggantikan Prof. Dr. KH. Ma’ruf Amin yang resmi mengundurkan diri karena maju menjadi Calon Wakil Presiden di Pilpres 2019 bersama Calon Presiden Ir. Joko Widodo dan memenangkan Pilpres tersebut. Keputusan tersebut berdasarkan Rapat Pleno PBNU pada Sabtu (22/09/2018).
Jabatan lainnya adalah K.H. Miftachul Akhyar juga menjabat sebagai Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Periode 2020-2025. Penetapannya sebagai Ketum MUI dilakukan dalam Musyawarah Nasional (Munas) X MUI di Jakarta (Jumat Dinihari, 27/11/2020). Kyai Miftah demikian panggilan akrabnya, juga merupakan Pengasuh Pondok Pesantren Miftachus Sunnah Surabaya. Miftachul adalah sosok yang akrab dengan lingkungan NU sejak usia belia. Sebab, ia lahir dan besar dari tradisi keilmuan dan mengabdi dalam kepengurusan Nahdlatul Ulama sejak muda. (Red)
