1.648 views

VIRAL Paduan Suara Di Masjid Istiqlal, Kecaman Pun Datang Bertubi-Tubi

JAKARTA-LH: Viralnya Paduan Suara yang dilaksanakan di dalam dan diluar (Lokasi Masjid) Istiqlal sontak membuat geger masyarakat Indonesia, khususnya di dunia Medsos dan Media Massa. Banyak Pihak khususnya Tokoh Islam yang mengecam peristiwa itu. Salah satunya adalah Habib Abu Bakar Assegaf, melalui Akun Twitternya menyampaikan, ” Siapa yang izinkan mereka? Kenapa pengurus Masjid Istiqlal biarkan? @DewanMasjid @MUIPusat? ” tulis Habib Abu Bakar Assegaf, dikutip dari akun Twitter @abubakarsegaf (Senin, 17/05/2021).

Dalam unggahannya yang lain, Habib Abu Bakar Assegaf juga meminta adanya penjelasan soal kegiatan kelompok Paduan Suara di dalam Masjid Istiqlal itu. “Cc: Menag @YaqutCQoumas @DPR_RI Gubernur DKI @aniesbaswedan Wagub DKI @ArizaPatria, mohon penjelasan, karena ini meresahkan kami umat Islam Indonesia “ tulis Habib Abu Bakar Assegaf lewat Akun Twiternya.

Yang lebih menghebohkannya lagi, Video tersebut sempat diposting Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Akun Instagramnya. Walaupun akhirnya Wagub DKI Jakarta telah mengklarifikasi dan meminta maaf secara terbuka melalui media massa dan media sosial termasuk melalui Kanal YouTube Pempov DKI Jakarta atas kejadian itu sekaligus yang bersangkutan telah menghapus Video yang sempat diunggahnya itu.

Dalam Video yang berdurasi 2 Menit 20 Detik tersebut, tampak sekelompok Paduan Suara sedang menyanyikan Asmaul Husna yang terakhir diketahui bahwa Paduan Suara tersebut adalah Jakarta Youth Choir (JYC) yang merupakan binaan Dispora DKI Jakarta. Tampak dalam Paduan Suara tersebut terdiri dari Laki-laki dan Wanita. Salah satu yang menjadi sasaran kritikan adalah Para Peserta Wanitanya tidak menggunakan Pakaian Muslimah padahal mereka berada di dalam Masjid.

Kritik keras juga datang dari Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta Muhammad Arifin. M. Arifin menilai Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI Jakarta telah melakukan kecerobohan yang dapat menimbulkan sensitifitas ditengah masyarakat karena menyangkut urusan agama. ” Kita berharap harus ada pembinaan dari Pemprov supaya peristiwa ini tidak terulang kembali ” pungkas M. Arifin (Selasa, 18/05/2021).

Berbagai komentar terkait peristiwa ini juga beredar di tengah masyarakat. “ Shalat Id ditiadakan di Masjid Istiqlal tahun ini, tapi mengapa Paduan Suara malah diadakan ? “ ujar seseorang Warga Tebet Jakarta Selatan yang enggan ditulis namanya ketika dimintai pendapat terkait peristiwa ini.

Terkait permasalahan ini, Pemprov DKI Jakarta melalui Kepala Biro Pendidikan dan Mental Spiritual Setda Provinsi DKI Jakarta Muhammad Zen menyampaikan bahwa Jakarta Youth Choir (JYC) telah mengajukan permintaan maafnya. Zen mengatakan bahwa konten tersebut merupakan inisiatif dan sumbangan karya JYC.

Menurut Zen, dalam pembuatannya JYC berkolaborasi dengan Jakarta Experience Board (JXB). ” Konten tersebut rencananya ditayangkan pada momen Lebaran untuk memeriahkan Idulfitri secara virtual. Ada dua video yang dibuat, yang pertama melantunkan Asmaul Husna dan kedua menyanyikan lagu Lebaran karya Ismail Marzuki ” jelas Zen dalam keterangan tertulisnya (Selasa, 18/05/2021).

Lebih lanjut Kabiro Pendidikan dan Mental Spiritual Setda Provinsi DKI itu menjelaskan, bahwa saat merekam video tersebut tidak ada suara nyanyian atau iringan musik yang dilakukan di dalam Masjid Istiqlal karena nyanyiannya telah direkam sebelumnya di Studio.

Namun pada teknis pelaksanaannya, ada improvisasi dan inisiatif JYC yang kurang didasari pengetahuan, serta kurangnya pengawasan, sehingga melakukan pengambilan gambar di Dalam Masjid. ” JYC mengakui memiliki pengetahuan yang kurang perihal ini, sehingga menimbulkan ketidaknyamanan di masyarakat, terutama umat Islam ” jelas Zen.

” Karena itu, JYC meminta maaf sebesar-besarnya kepada seluruh umat Islam, pengurus Masjid Istiqlal, juga Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Peristiwa ini telah memberi pelajaran bagi JYC untuk tidak mengulangi hal serupa di kemudian hari ” ungkapnya. (Fahdi/Red)

0 thoughts on “VIRAL Paduan Suara Di Masjid Istiqlal, Kecaman Pun Datang Bertubi-Tubi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *