1,226 views

Jaringan Mafia Sindikat Narkoba “Lapas Kotapinang” Berhasil Dibongkar Polres Labuhanbatu

RANTAUPRAPAT-LH: Satnarkoba Polres Labuhanbatu berhasil membongkar Jaringan Mafia Peredaran Narkoba yang dikenal dengan ‘Jaringan Lapas Kotapinang’. Setelah berjibaku secara intensif selama 2 hari (Minggu-Senin; 16-17/05/2021) Personil Satnarkoba Polres Labuhanbatu paling tidak telah berhasil membekuk 3 Orang Tersangka yang diduga kuat merupakan bahagian dari Jaringan Mafia Peredaran Narkoba ‘Jaringan Lapas Kotapinang’ itu. Hal ini disampaikan oleh Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan, SIK, MH pada Konferensi Pers di Mapolres Labuhanbatu (Selasa, 18/05/2021).

Ketiga orang yang berhasil ditangkap dan telah ditetapkan menjadi Tersangka serta telah dilakukan penahanan di Mapolres Labuhanbatu adalah Fernando Damanik (FD), Laki-laki (25 Tahun), merupakan Warga Desa Pasir Tuntung Kota Pinang Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel). Kemudian Tersangka Kedua adalah Heriyanto (H), Laki-laki (37 Thn), Warga Desa Aek Batu, Torgamba Kabupaten Labusel. Dan yang Ketiga adalah Endra Putra Sitorus (EPS) alias Tonggek, Laki-laki (30 Thn), berstatus sebagai Tahanan Hakim di LAPAS Kota Pinang, yang sebelumnya (15/10/2020-Red) ditangkap oleh Polres Labuhanbatu merupakan Warga Desa Aek Batu Torgamba Kabupaten Labusel.

Dari Ketiga Tersangka tersebut, Pihak Polres Labuhanbatu berhasil mengamankan Barang Bukti berupa 5 (Lima) Bungkus Plastik Klip Berisi Butiran Kristal diduga Sabu dengan berat bruto 515,28 Gram, 1 (satu) Unit HP Android, 1 (Satu) Unit Sepeda Motor RX King Tanpa Nopol, 1 (satu) Buah Ransel Hitam dan 1 (satu) Buah Dompet Warna Coklat.

Kronologis Penangkapan dan atau Pembongkaran Sindikat ini

Awal pengungkapan kasus dimulai pada awal Mei 2021 ada informasi peredaran narkoba di Labusel dikendalikan Seorang Tahanan bernama Tonggek yang berstatus masih sebagai tahanan Hakim. Selanjutnya, oleh Kasat Narkoba AKP Martualesi Sitepu dan Kanit 1 IPDA Sarwedi Manurung membentuk Timsus.

Kemudian, pada hari Minggu tgl 16 Mei 2021 mulai Pukul 08.00 WIB Personil melakukan penyelidikan dan sekira Pukul 18.00 WIB di Simpang Tiga Aek Nabara Desa Perbaungan Bilah Hulu melintas lah Satu Unit RX King Hitam berboncengan, lalu Personil melakukan pengejaran hingga RX King tersebut menabrak bagian belakang Mobil Mitsubishi Expander dan saat itu juga langsung disergap dan berhasil ditangkap oleh Personil Kepolisian yang mengejar dan dilakukan penggeledahan terhadap badan dan barang bawaan berupa satu buah Ransel Hitam disita 5 (lima) Bungkus Plastiks Klip berisi Kristal diduga Sabu dengan berat bruto 515,28 Gram.

Oleh Tsk FD yang berperan sebagai Joki dan yang membawa ransel menerangkan mereka adalah suruhan dari EPS Als Tonggek yang berstatus Tahanan Hakim di LAPAS Kota Pinang dan Tsk H adalah yang mendampinginya yang mengetahui rencana perjalanan dan penjemputan narkoba ke Medan.

“ Hari Senin (17/05/2021) dilakukan koordinasi dengan Edison Tampubolon sebagai Kalapas IIB Kota Pinang untuk mengamankan Tsk EPS ALS Tonggek dan tadi malam EPS ALS Tonggek berhasil diamankan ke Polres Labuhanbatu setelah mengikuti persidangan yang sudah terjadwal sebelumnya tentang Tindak Pidana Narkotika “ pungkas AKBP Deni menjelaskan kronologis penangkapan Para Tersangka (Selasa, 18/05/2021).

Lebih lanjut, Kapolres Labuhanbatu itu menerangkan, “ Dari keterangan EPS ALS Tonggek menyebutkan telah 2 (dua) kali berhasil meloloskan sabu dengan kurir kedua Tsk FD dan H yaitu bulan April Akhir sebanyak 1 Ons dan di awal bulan Mei sebanyak 2 Ons dengan imbalan setiap pengiriman Rp 3.000.000 “ jelasnya.

“ Terhadap ke tiga Tsk saat ini masih secara intensif dilakukan pemeriksaan untuk mengungkap jaringan diatasnya dan Ketiga Tsk dijerat dengan pasal 114 Sub 112 YO 132 UU RI NO 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara “ tandas AKBP Deni dalam keterangan Persnya. (Hamdani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.