387 views

PEMIMPIN YANG DICARI

Oleh:
**ALISYAH PUTRA HARAHAP
Mantan Ketua Umum KOMS FKG USU
Ketua KBPP-POLRI Resor Kabupaten Tana Tidung
Provinsi Kalimantan Utara

 

PEMIMPIN itu bukan diciptakan tapi ditemukan. Sama halnya dengan kita tidak bisa menciptakan Mutiara, Mutiara itu hanya bisa ditemukan. Bagaimana menemukan mutiara ????

Salah satunya Anda harus menyelam ke Dasar Laut. Disana Anda akan melihat kehidupan Dasar Laut; ada tumbuh karang yang indah, ada macam-macam ikan, akhirnya Anda akan menemukan Mutiara. Mutiara akan berharga bila kita rawat, dalam hal ini kita akan memoles dan terus memoles yang pada akhirnya Mutiara akan menampakkan diri yang sebenarnya sehingga bernilai ekonomis yang menjanjikan.

Begitu juga kita, dalam berorganisasi harus terus menyelapi or menjiwai organisasi sehingga Missi, Visi dan Sistem Organisasi terinstal dalam otak alam bawah sadar kita tergambar dalam diri kita (jiwa Solid Kuat Militan or SKM) yang mampu menularkan aura ke teman-teman. Akhirnya, mesin organsasi bergerak sesuai AD/ART.

Tapi, ini semua perlu pengorbanan, pengorbanan pikiran, perasaan, waktu dan tenaga serta finansial. Ini sebenar sudah cost yang harus di bayar tunai yang bersifat umum dalam kehidupan kita. Anda mau sukses, harus mampu membayar tunai prosesnya, tapi yakinlah “Hasil tidak pernah mengkhianatin proses”.

Pemimpin harus mampu membaca psikologis orang yang dipimpinnya, Ia harus mampu melihat dengan jeli titik sensitif anggota. Pemimpin juga harus mampu membaca karakter anggotanya apa “melankolins, Sanguinis, Plegmatis dan Koleriks (buku personality plus).

Pemimpin harus punya keberanian menegakkan disiplin. Ada 3 disiplin yang harus di perhatikan pemimpin yaitu:
1. Disiplin pikiran
2. Disiplin perasaan
3. Disiplin tingkah laku.
Ini wajib diterapkan, karena tanpa disiplin kita tidak akan bisa sukses memimpin.

Seorang pemimpin harus tahu jalan mensukseskan orang lain atau bahasa krennya road to success (ikutin tulisan Alisyah Putra selanjutnya) karena pemimpin itu harus mampu menggali potensi diri aktual semua anggota sehingga anggota bisa sukses bahkan lebih sukses dari dirinya. Pemimpin harus mampu mengosongkan para anggota sehingga menjadi orang sukses bahasa krennya “Zero to be Hero”.

Hakekat pemimpin terbaik itu adalah pelayan anggotanya. Inilah yang kita harap dalam organisasi kita, sehingga organisasi menjadi tempat untuk menemukan pemimpin yang visioner, misioner hingga akhirnya masyarakat berbondong-bondong untuk masuk organisasi kita. Aamiin YRA !

Tulisan ini merupakan **Disclaimer : Kanal Opini adalah Media Warga. Setiap Opini di kanal ini menjadi tanggung jawab Penulis. Jika ada Pihak yang berkeberatan atau merasa dirugikan dengan tulisan ini maka sesuai Aturan Pers bahwa Pihak tersebut dapat memberikan Hak Jawabnya kepada Penulis Opini, dan Redaksi akan menayangkan tulisan tersebut secara berimbang.**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *