164 views

Pemindahan Pedagang Ke TPS Yos Sudarso Tembilahan Masih Dalam Proses

TEMBILAHAN-LH: Setelah menelaah kondisi Pasar Terapung (Pasar Selodang) yang hanya memiliki ketahanan bangunan 35 persen saja, saat ini pemindahan pedagang ke Tempat Pasar Sementara (TPS) oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagtri) Inhil masih dalam proses.

Sebelum pemindahan pedagang ke TPS Yos Sudarso juga dilakukan penertiban bangunan Para Pedagang yang tidak diperuntukkan, karena menghambat pelaksanaan pemindahan ke TPS. ” Saat ini pemindahan pedagang sedang berproses karena tidak bisa langsung semuanya. Selain itu dari data pedagang lama yang ada pada kami mengalami perubahan disebabkan oleh penambahan beberapa pedagang yang sudah ditertibkan pada 10 Maret lalu ” kata Kepala Disdagtri Inhil Dhoan Anggara, saat dikonfirmasi LH (Selasa, 16/03/2021-Red).

Selain itu, menurut Dhoan bisa jadi lapak TPS Yos Sudarso mengalami kekurangan, karena data pedagang mengalami penambahan diluar daripada pedagang di Pasar Terapung. “Jadi, Lapak yang disediakan bisa saja kurang akibat penambahan dari pedagang yang ditertibkan kemarin, ya harus kita cari solusinya sama-sama ” sebutnya.

Dhoan menambahkan, bahwa semua pedagang yang berada di Pasar Terapung dan yang ditertibkan saat ini diakomodir oleh Disdagtri Inhil untuk diatur. ” Semua Pedagang akan mengisi TPS Yos Sudarso Tembilahan, baik itu Pedagang Ikan, Daging, Sayuran, Buah-Buahan dan lain sebagainya agar merata, namun sesuai dengan kelompoknya masing-masing ” jelas Dhoan.

Pengaturan penempatan pedagang ke TPS ditangani oleh Disdagtri Inhil melalui Bidang Pasar bersama ketua kelompok pedagang masing-masing. ” Secepatnya Ketua Kelompok Pedagang di Pasar Terapung mengarahkan Anggotanya ke TPS karena Pasar Terapung akan segera kami tutup karena sudah tidak layak digunakan ” ujar Dhoan.

Dalam proses pemindahan pedagang, dikatakannya mengalami beberapa kendala. ” Ya semua kebijakan tidak ada yang berjalan mulus, seperti halnya proses pemindahan pedagang ini banyak orang yang mengklaim lapak dan itu semua harus kita atasi bersama ” tutup Dhoan. (Marbun/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *