677 views

Aksi 1812 ANAK NKRI Sudah Dibubarkan Aparat Sebelum Sempat Mebacakan Tuntutannya Di Depan Istana

JAKARTA-LH: Sesuai rencananya bahwa “AKSI 1812” yang dilaksanakan oleh Aliansi Nasional Anti Komunis (ANAK) NKRI yang terdiri dari Front Pembela Islam (FPI) dan Persaudaraan Alumni (PA) 212 akan dilaksanakan hari ini (Jum’at, 16/12/2020-Red) yang rencananya akan dipusatkan di Depan Istana Negara Jakarta Pusat. Aksi ini digelar untuk memprotes Penahanan Imam Besar FPI Habib Rizieq Sihab (HRS) sekaligus Menuntut Pengusutan Kematian Enam Anggota Laskar FPI. Hal ini disampaikan oleh Wasekjen PA 212 Novel Bamukmin. ” Aksi digelar oleh ANAK NKRI dari setelah salat Jumat sampai Jam 4 (Sore) ” pungkasnya (Kamis, 17/12/2020-Red).

Selesai Shalat Jum’at, tampak Para Peserta Aksi sudah mulai berdatangan. Aksi yang seyogyanya akan dipusatkan di depan Istana Presiden ini, langsung mendapat pengusiran dari Aparat Polisi dan TNI setibanya di Area Patung Kuda Arjuna Wijaya, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Tampak Pasukan Aparat Kepolisian dan TNI turun langsung melakukan pengusiran terhadap Massa Aksi 1812. Sempat terjadi ketegangan sebab Massa Peserta Aksi tetap bersikukuh akan tetap melaksanakan Aksi. Namun Aparat tak mengindahkan. Sejumlah massa terpantau sempat terprovokasi melawan ketika polisi membubarkan. Alhasil Sejumlah Massa yang melawan tersebut kemudian ditangkap Aparat Kepolisian.

Sampai berita ini ditayangkan belum dapat terkonfirmasi berapa jumlah Peserta Aksi yang diamankan dan dibawa ke mana. Polisi memukul mundur Para Peserta Aksi sehingga tidak sempat berkumpul di Depan Istana untuk membacakan Tuntutan Mereka sesaui rencananya.

Terkait Aksi 1812 ini, Polda Metro Jaya sebelumnya telah memastikan tidak memberikan Surat Tanda Terima Pemberitahuan atau STTP terkait aksi ini. Polisi menegaskan tidak akan memberikan STTP terhadap Izin Keramaian Apapun selama Masa Pendemi Covid-19. Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran juga mengklaim, akan mengambil langkah humanis apabila simpatisan Rizieq tetap bersikeras melakukan aksi unjuk rasa. ” Kalaupun ada aksi, kami akan melaksanakan Operasi Kemanusiaan ” pungkas Fadil di Polda Metro Jaya sehari sebelumnya (Kamis, 17/12/2020-Red).

” Itu akan Kami laksanakan dalam bentuk Operasi Kemanusiaan. Akan kami laksanakan 3 T, sehingga kerumunan bisa dikendalikan ” tambah Irjen Pol Fadil Imran.

Pada hari yang sama (Kamis, 17/12/2020-Red), Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Argo Yuwono memastikan bahwa akan menurunkan Ribuan Personel Brimob Nusantara akan mengamankan Ibu Kota Jakarta. “Jumlahnya 2.690 Personel untuk pengamanan Ibu Kota. Saat ini mereka sudah sampai di Jakarta ” tegas Argo (Kamis, 17/12/2020-Red).

Argo menambahkan, selain untuk menjaga Kamtibmas di Ibukota Negara Pesonel Brimob itu juga dikerahkan untuk membantu pengamanan Aksi 1812 di Istana Ngara. “ Pengamanan Aksi Demo juga ” tambahnya. (Dessy/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *