554 views

Kapolda Metro Jaya Fadil Imran dan Dirut Jasamarga Subakti Syukur Penuhi Panggilan Komnas HAM-RI

JAKARTA-LH: Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran dan Dirut Jasamarga Subakti Syukur penuhi panggilan Komite Nasional Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (Komnas HAM-RI) hari ini (Senin, 14/12/2020-Red). Pemanggilan keduanya oleh Komnas HAM terkait Insiden Penembakan yang menewaskan 6 Orang Anggota FPI yang terjadi di Tol Jakarta-Cikampek KM 50 Pada Senin Dinihari Pukul 00.30 WIB (07/12/2020-Red). Fadil Imran tiba di Kantor Komnas HAM Jl Jl. Latuharhary, Menteng, Jakarta Pusat Pada Pukul 12.15 WIB. Sementara Subakti Syukur sudah lebih awal tiba yakni Pada Pukul 10.00 WIB.

Subakti dipanggil Komnas HAM terkait matinya CCTV saat kejadian insiden di Tol Jakarta-Cikampek Kilometer 50. Saat Para Awak Media memberondong pertanyaan kepada Subakti, tak satupun pertanyaan yang dijawab oleh yang bersangkutan.

Sementara itu, Komisioner Komnas HAM Choirul Anam membenarkan bahwa salah satu yang akan dikonfirmasi Pihaknya terhadap Dirut Jasamarga itu adalah terkait Rekaman CCTV yang mati di sekitar lokasi. ” Jasamarga seperti yang diketahui mereka sudah menyampaikan informasi di publik ada CCTV mati. Itu termasuk salah satu bagian yang akan kami konfirmasi ” pungkas Anam kepada Para Awak Media (Senin, 14/12/2020-Red).

Selesai pemeriksaan, Kapolda Metro Jaya Fadil Imran menyampaikan akan memberi ruang bagi Komnas HAM untuk melakukan Investigasi agar Kasus Penembakan ini menjadi Akuntabel. Instansinya akan bersikap transparan untuk Investigasi ini. ” Kami akan memberikan fakta yang berbasis Scientific Crime Investigation, kami tidak mau membangun narasi ” ujar Irjen Fadil (Senin, 14/12/2020-Red).

Pada kesempatan itu, Ketua Komnas HAM-RI Ahmad Taufan Damanik mengatakan Kapolda Metro Jaya Fadil Imran telah memberikan sejumlah Informasi, Data, dan Barang Bukti yang diminta Pihaknya. Tetapi, Ketua Komnas HAM itu tidak merinci bukti-bukti yang dimaksud. Taufan menjelaskan bahwa Investigasi kasus penembakan ini belum selesai Pasca Pemeriksaan Kapolda Metro Jaya. “ Komnas HAM akan terus jalan dengan tahap-tahap investigasinya ” tegas Taufan (Senin, 14/12/2020-Red). (Dessy/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *