481 views

Ibu Kota Darurat Corona, PSBB Ketat Kembali Diberlakukan Gubernur Anies

JAKARTA-LH: Kembali meningkatnya secara drastis korban terpapar Virus Corona Covid-19 khususnya di Ibu Kota DKI Jakarta memaksa Gubernur Anies Baswedan akan memberlakukan kembali Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) terhitung sejak Tanggal 14 September 2020 yang akan datang. ” Rem Darurat terpaksa harus segera ditarik melihat perkembangan kasus virus corona di Jakarta yang kembali signifikan “ ujar Gubernur Anies (09/09/2020-Red).
Bila kebijakan ini tidak diambil, pembludakan Korban Terpapar Corona akan semakin meningkat drastic yang berakibat kapasitas rumah sakit akan mengalami kolaps pada pertengahan September 2020. Hal ini disampaikan oleh Epidemiolog dari Griffith University Dicky Budiman. ” Penarikan Rem Darurat ini bisa dibenarkan ketika indikasi penuhnya atau melebihinya batas hunian rumah sakit, tempat tidur, kapasitas RS yang sudah lebih dari 80 persen mendekati 90 persen. Ini bahaya sekali ” pungkas Dicky (Kamis, 10/09/2020-Red).
Konsekuensi dari pemberlakuan kembali PSBB secara ketat ini adalah penerapan kembali Work From Home (WFH), pembatasan bidang usaha yang boleh beroperasi, penutupan tempat wisata, pelarangan dan atau pembatasan orang berkumpul seperti reuni dan acara keluarga, pembatasan transpotasi umum, pembatasan dan atau pelarangan operasional tempat ibadah, operasionalisasi rumah makan hanya melayani pesanan tanpa diperboleh makan ditempat, genap ganjil ditiadakan, dan beberapa aturan lainnya yang secara rinci akan diumumkan Pada Hari Senin Depan (14/09/2020-Red).

Sampai saat ini, DKI Jakarta merupakan Wilayah dengan kasus tertinggi Covid-19 di Indonesia. Kasus di Ibu Kota hingga Tanggal 9 September 2020 tercatat 49.397 Kasus dengan meninggal 1.334 Orang. Secara Nasional Per Hari Kamis (10/09/2020-Red), Kasus positif Covid-19 telah mencapai 207.203 Orang dengan total meninggal dunia sebanyak 8.456 Orang dan dinyatakan sembuh sebanyak 147.510 Orang. Perkembangan yang signifikan kembali terjadi seminggu terakhir. (Fahdi/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.