460 views

Suasana Idul Fitri 1441 H Ditengah Pandemi Virus Corona Di Jakarta dan Berbagai Daerah Di Indonesia

JAKARTA-LH: Suasana Idul Fitri Tahun ini (1441 H/2020M) terasa beda dengan suasana Lebaran Tahun-Tahun sebelumnya. Dari hasil Pantuan LH di Jabodetabek dan berbagai Daerah di Tanah Air tampak perbedaan yang cukup signifikan. Malam Takbiran dengan Pawai Obor-nya nyaris tidak ada sama sekali. Meriahnya Shalat Idul Fitri hanya ada di lorong-lorong perumahan dengan pembatasan ketat hanya boleh diikuti Warga Setempat (batasan maksimal dalam 1 RW). Yang paling menyolok adalah tidak adanya Halal bi Halal sesame tetangga, Sanak Saudara, serta Handai Tolan termasuk “sungkeman” istilah di Jawa.

Di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) , salah satu yang paling menyolok adalah sepinya Pasar-pasar baik menjelang maupun saat Idul Fitri. Tidak adanya Pawai Keliling Takbiran dengan Obornya, Sepinya Shalat Id dipagi hari, sepinya silaturrahmi sesame warga, dan lengangnya jalan-jalan raya. Paling pun kelihatan ada keluarga-keluarga inti yang berkumpul dalam 1 rumah. Budaya mendatangi rumah di Betawi juga kelihatan sepi.

Di Yogyakarta dan Jawa Tengah, juga terjadi hal yang sama. Budaya “sungkeman” yang sudah ratusan tahun menjadi tradisi, Tahun ini tampak tidak seperti tahun-tahun sebelumnya. Paling yang ada hanya dilakukan Keluarga Inti yang kebetulan berada di satu kampung atau satu komplek perumahan. Sungkeman dan halal bi halal dengan tetangga dan bersama-sama di Masjid ba’da Shalat Idul Fitri juga ditiadakan. Bahkan hampir semua Masjid-Masjid mengumumankan “ Diminta tidak ada halal bi halal atau saling berkunjung, silahkan pulang langsung ke rumah masing-masing, diam di rumah dan jangan menerima tamu siapapun “ demikian pengumuman salah satu Masjid di Komplek Perumahan di Yogyakarta (24/05/2020-Red).

Di Batam Provinsi Riau juga terjadi suasana yang sama. Bahkan hampir tidak ada Shalat Id yang beramai-ramai seperti tahun sebelumnya. “ Paling ada pun Kami tadi Shalat Id sedikit saja itupun hanya laki-laki saja “ ujar Akhmad Rosano dari Kota Batam (24/05/2020-Red).

Demikian pula di Kota Palembang. Suasana lengang tampak sampai sore hari. Tidak ada pergerakan Warga seperti Tahun-tahun sebelumnya. Hal yang sama juga hampir sama di Kota Lubuklinggau dan Musirawas Sumatera Selatan.

Di Rantauprapat Sumatera Utara, “ hanya ada Shalat Id di Masjid-Masjid itupun terbatas sekali. Yang di lapangan ditiadakan, yang mana tahun-tahun sebelumnya umumnya yang terbesar dilaksanakan di Lapangan, namun tahun ini ditiadakan “ jelas Kabiro LH Labuhanbatu Raya Bambang Afdillah, SE (24/05/2020-Red).

Untuk daerah Langkat dan Binjai, “ situasi shalat Id umumnya dilaksankan di Masjid-Masjid walaupun sebahagian ada juga yang di lapangan. Namun Shalat Id di lapanagan Merdeka Kota Binjai ditiadakan “ ungkap Wartawan LH Langkat-Binjai Ikhwan.

Di Daerah Sulawesi khususnya Sulawesi Selatan, menurut Pantauan Wartawan LH pelaksanaan Shalat Idul Fitri Tahun ini beda dengan tahun sebelumnya. “ Tahun ini Shalat Id dilaksankan di komplek masing-masing. Orang dari luar tidak dibenarkan masuk “ pungkas Koordinator LH Sulawesi Irsan Hb melalui Telepeon Selularnya (24/05/2020-Red).

Secara menyeluruh, hampir situasi tersebut diatas terjadi. Dimana ada perbedaan yang sangat signifikan Perayaan Lebaran Tahun Ini dibandng dengan Tahun-Tahun sebelumnya. Baik itu pelaksanaan Shalat Idul Fitri-nya, Halal bi Halal-nnya, maupun suasana Budaya Mudik yang sangat berkurang drastis. Semoga Pandemi Virus Corona (Covid-19) ini segera berakhir agar situasi kehidupan masyarakat Indonesia kembali normal. Amiin 3X Ya Robbal Alamiin ! (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.