495 views

Acara Penyerahan Kunci Bedah Rumah Oleh Bupati Labuhanbatu di Kampung Jawa Padang Matinggi

RANTAUPRAPAT-LH: Acara Bedah Rumah sebagai bentuk bantuan Pemerintah kepada Masyarkat sedang galak-galaknya dilakukan khusunya di Kabupaten Labuhanbatu, seperti yang dilakukan oleh Bupati Labuhanbatu H. Andi Suhaimi Dalimunthe, ST, MT di Kampung Jawa, Kelurahan Padang Matinggi, Kecamatan Rantau Utara. Yang lebih mengharukan pada Bedah Rumah kali ini adalah dimana Sumber Anggarannya berasal kantong pribadi Sang Bupati bukan dari APBD.

Didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Labuhanbatu Hj.Rosmanidar Hasibuan besama OPD dan Camat Rantau Utara, Andi Suhaimi menyerahkan kunci Bedah Rumah dalam Rangkaian Peresmian Bedah Rumah di Dusun Kampung Jawa, Kelurahan Padang Matinggi, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu (Minggu, 09/2/2020-Red).

Bedah Rumah kali ini atas kerjasama Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu di bawah pimpinan H. Andi Suhaimi Dalimunthe ST.MT, DMI Kabupaten Labuhanbatu, Camat Rantau Utara, Kepling, Lurah, Karang Taruna Rantau Utara dan seluruh masyarakat Dusun Kampung Jawa Padang Matinggi. Bupati Labuhanbatu H. Andi Suhaimi di kesempatan itu menyatakan, bedah rumah kali ini adalah wujud dari persatuan dan kesatuan. ” Bedah rumah ini terwujud dan terlaksana atas azas persatuan dan kesatuan, karena didalam proses terbangunnya rumah ini ada gotong royong dan kerjasama masyarakat bersama Pemerintah. belajar dari sini saya berharap rasa kebersamaan seperti ini terus terjaga demi kemaslahatan umat dan demi kemajuan Labuhanbatu tercinta ini ” pungkasnya (Minggu, 09/2/2020-Red).

Andi Suhaimi juga berpesan kepada masyarakat dan seluruh yang hadir untuk selalu peduli dengan keadaan saudara ataupun tetangga di sekitarannya. “ Saya sangat merasa bangga atas gotong royong dan keikhlasan yang terlihat hari ini, yang hasilnya bisa memberikan hunian yang layak huni bagi saudara kita “ ujar Andi Suhaimi.

Pada kesempatan itu, Ketua DMI Labuhanbatu Ustadz Solehuddin menginformasikan bahwa anggaran bedah rumah kali ini bukan di ambil dari anggaran APBD, namun berdasarkan toleransi dan gotong royong yang memiliki deretan cerita yang panjang di belakang nya. “ Ini berawal ketika Bupati Labuhanbatu melintas di depan rumah ini, karena di pandang beliau rumah yang kita bangun ini sebelumnya tidak layak huni dan mau roboh, atas welas asih nya hati beliau terketuk untuk membangun rumah bapak Julpat ini, beliau langsung mengarahkan kami untuk bergotong royong membedah rumah ini, dan Alhamdullilah dari kerjasama kita terkumpul uang senilai Rp 13 Juta untuk digunakan membangun Rumah Julpat secara bergotong royong “ papar Ustadz Solehuddin (Minggu, 09/2/2020-Red).

Mewakili masyarakat setempat, Drs. H. Iliyas “ mengucapkan banyak terimakasih kepada Bupati, atas perhatian beliaulah kebiasaan bedah rumah ini bisa terlaksana, ini belum pernah di lakukan oleh Bupati sebelumnya. Semoga apa yang dilakukan Bupati hari ini mendapat ridho dan keberkahan dari Allah subhanahu wa ta’ala, semoga Bupati selalu diberikan kesehatan dan lingdungan agar bisa memimpin kabupaten ini jauh lebih baik kedepannya “ ujar H. Iliyas (Minggu, 09/2/2020-Red).

Pada kesempatan yang sama, Camat Rantau Utara Turing Ritonga Menyampaikan “ Program bedah rumah ini murni inisiatif Bupati yang sebagian diambil dari kantong pribadi beliau bukan diambil dari dana APBD. Semoga ke depan bisa bermanfaat bagi Si Pemilik Rumah ” ucap Camat Rantau Utara itu (09/2/2020-Red).

Tidak hanya menyerahkan kunci bedah rumah, pada kesempatan itu Bupati Labuhanbatu memberikan bantuan sembako berupa, beras, minyak goreng, dan telur kepada Julpat. Setelah itu bupati meninjau rumah salah satu warga setempat yang layak untuk di bedah atas nama Normansyah Dalimunthe. (Thamren P./Red)

One thought on “Acara Penyerahan Kunci Bedah Rumah Oleh Bupati Labuhanbatu di Kampung Jawa Padang Matinggi

  1. Betuk ya tu boss…!. Kayaknya aku tak yakin bah. Yg ditangkap pemain yg kere, bandarnya yg kaya raya tetap aman. Sangat setuju dgn ststement Kapolrestabes Medan, tapi tidak lihat kenyataan dalam implementasi. Kalau seperti Kapolri Jenderak Soetanto aku percaya, tapi orang kayak dia pasti di peti eskan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.