736 views

HUT HMI Ke-73 Di Hotel Permata Land Rantauprapat Dihadiri Bupati Labuhanbatu Bersama Istri

Dalam Kesempatan Acara Milad HMI Yang Ke-73, Rektor ULB Ade Parlaungan Nasution, SE, M.Si Menyampaikan Orasi Ilmiah Dengan Judul “ Dunia Yang Bergerak Revolusioner “

RANTAUPRAPAT-LH: Perayaan Hari Ulang Tahun HMI Ke-73 di Rantauprapat dihadiri oleh Bupati Labuhanbatu H. Andi Suhaimi Dalimunthe ST, MT yang didampingi Sang Istri yang juga sebagai Ketua TP PKK Labuhanbatu Hj. Rosmanidar Hasibuan. Acara ini dilaksankan di Hotel Permata Land Rantauprapat (Rabu, 05/02/2020 -Red). Sebelum acara pokok dimulai, Andi Suhaimi tampak makan malam bersama Jajaran Pengurus HMI dan Alumni HMI serta Undangan lainnya.

Dalam kata sambuatannya, Bupati Labuhanbatu itu menyampaikan “ Saya sangat yakin dan percaya dari HMI akan lahir putra-putri terbaik Labuhanbatu yang dapat memberikan perubahan yang signifikan untuk Labuhanbatu dengan memberikan ide buah pikir yang mampu melahirkan Inovasi-inovasi yang baru hingga bisa membangun labuhanbatu tercinta ” ujar Bupati Andi Suhaimi (Rabu, 05/02/2020-Red).

Lebih lanjut Andi Suhaimi mengatakan “ Pemkab Labuhanbatu menunggu kehadiran HMI di tengah pemerintahan untuk memberikan ide dan gagasan yang positif, jangan berikan pemerintah Kabupaten Labuhanbatu dengan demo, mari duduk bersama untuk suatu rencana yang baik untuk daerah yang kita cintai ini ” papar Andi Suhaimi.

“ Saya selaku Bupati Labuhanbatu saat ini ingin bersinergi dengan mahasiswa-mahasiswa HMI, karena saya tahu bahwa HMI merupakan Organisasi Kemahasiswaan yang terbesar dan tertua di Negara Republik Indonesia ini, karena HMI usia-nya 73 Tahun dan Indonesia 74 tahun hanya selisih 1 tahun saja. Jadi saya ingin HMI dapat membantu saya mewujudkan keummatan yang ada di Labuhanbatu Raya ini ” lanjutnya.

Alumni Institut Teknologi Medan (ITM) ini juga menyampaikan bahwa Pemkab Labuhanbatu sekarang ini sangat memperhatikan mahasiswa. ” Ada berkisaran 3 Ribu lebih mahasiswa Labuhanbatu mendapatkan Bea Siswa, itu dikarenakan Saya selaku pimpinan di kabupaten pernah mengalami dan merasakan bangku kuliah yang biayanya harus kita pikirkan sendiri, oleh karena itu Saya mengalokasikan bea siswa bagi mahasiswa. Mudah mudahan program-program tersebut kedepannya bisa terus kita kembangkan dengan terobosan-terobosan yang kita buat di Kabupaten Labuhanbatu ” harap Andi Suhaimi.

Pada kesempatan itu, Ketua KAHMI (Korps Alumni HMI) Labuhanbatu Abdi Jaya Pohan juga memberikan kata sambutan. Dalam kata sambutannya, Abdi Jaya Pohan menyampaikan “ Terimakasih kepada Bapak Bupati Labuhanbatu yang telah menyempatkan diri untuk hadir dalam acara ini. Kami siap menjadi mitra dalam upaya untuk membangun masyarakat Labuhanbatu ini sesuai dengan tujuan HMI yaitu menuju adil dan makmur yang diridhoi oleh Allah SWT ” ujar Abdi Jaya (Rabu, 05/02/2020-Red).

Zainul Arifin selaku panitia penyelenggara dalam laporannya mengatakan bahwa “ kegiatan ini terselanggara atas kerja sama antara pengurus Komisariat Se-Cabang Labuhanbatu Raya dengan didasari panggilan hati pada perayaan Milad yang mana sangat diharapkan bahwa HMI mampu menjawab tantangan perkembangan Zaman saat ini. HMI harus mampu mengikuti gejolak perubahan zaman “ ujar Zainul (Rabu, 05/02/2020-Red).

Kegiatan Milad HMI Ke-73 tersebut diisi dengan mendengarkan paparan yang disampaikan oleh Rektor ULB Ade Parlaungan Nasution, SE, M.Si dengan tema “ Repleksi 18 tahun HMI Cabang Labuhanbatu Raya ”. Kegiatan ini turut dihadiri Para Kepala OPD, IPK, Forhati, Tokoh Masyarakat, Tokoh Politik, Mahasiswa dan Ketua FKUB Labuhanbatu.

Tampak hadir pada Acara ini Tokoh Politik Sumatera Utara Sodrul Fuad SIP, Ketua Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muniruddin, S. Ag, Ketum MD KAHMI Labuhanbatu Abdi Jaya Pohan, Ketum MD KAHMI Labuhanbatu Selatan Sahrul Tanjung, Rektor UNIVA Labuhanbatu Basyarul Ulya, SH, MM, Rektor Universitas Labuhanbatu Ade Parlaungan Nasution, SE, M.Si, Pengurus Besar HMI Ilham Fadli, Ketua Umum BADKO HMI Sumatera Utara M. Alwi Hasbi Silalahi berserta jajarannya, Ketua Umum HMI Cabang Labuhanbatu Raya M. Rahmadhoni Dalimunthe, Para Ketua Umum Se-kawasan HMI Cabang Labuhanbatu Raya, Alumni-alumni HMI, Kelompok Cipayung Plus Labuhanbatu, serta Tokoh-tokoh lainnya.

Dalam kesempatan acara Milad HMI yang Ke-73 tersebut, Rektor Universitas Labuhanbatu Ade Parlaungan Nasution, SE, M.Si yang juga merupakan Senior dan Alumni HMI, menyampaikan Orasi Ilmiah dengan judul “ Dunia Yang Bergerak Revolusioner “.

Dalam Orasi Ilmiahnya, Ade Parlaungan Nasution menyampaikan bahwa “ Para Kader dan Alumni HMI harus mampu menjawab tantangan zaman di Era Revolusi Industri 4.0 ini. Terkhusus di Kabupaten Labuhanbatu masih banyak persoalan-persoalan yang ada, baik masalah Agraria, Kesenjangan Sosial, Ketenagakerjaan, Kemiskinan, Hukum, Ekonomi dan Politik. Kader-kader HMI harus mampu menjawab persoalan tersebut, serta spirit-spirit perjuangan yang disiapkan harus tetap dijunjung tinggi oleh HMI untuk dapat mewujudkan masyarakat adil makmur yang di ridho’i oleh Allah Tuhan yang Maha Esa “ ujar Rektor Universitas Labuhanbatu (ULB) itu (Rabu, 05/02/2020-Red).

Masih menurut Rektor ULB itu, ” Riset dari McKinsey itu menyebutkan bahwa di Era ini sekitar 800 Juta Pekerjaan akan hilang di seluruh dunia. Imbas Revolusi Industri 4.0 diantaranya; yang berada disekeliling kita antara lain: Loan Officer, Tukang Parkir, Kasir, Tenaga Pengajar, Travel Agent, Telemarketing, Agen Asuransi, Pustakawan dan Banyak Profesi lainnya “ sambung Ade Parlaungan.

“ Revolusi Industri 4.0 secara fundamental mengakibatkan berubahnya cara manusia berpikir, hidup, dan berhubungan satu dengan yang lain. Era ini akan mendisrupsi berbagai aktivitas manusia dalam berbagai bidang, tidak hanya dalam bidang teknologi saja, namun juga bidang yang lain seperti ekonomi, sosial, hukum dan politik “ lanjut Ade.

Paparan selanjutnya dari Rektor ULB itu adalah “ dalam bidang bisnis, terjadi pergeseran konsep bisnis berdasarkan kepemilikan ke arah bisnis kolaborasi dan didukung oleh rantai pasokan global dan dibidang sosial budaya masyarakat, revolusii industri melalui Algorita Media Sosial membuat pola baru hubungan sosial dan semakin terhubung satu sama lain. Kata kunci dalam Era Revolusi Industri 4.0 ini adalah daya saing yang unggul serta inovasi-inovasi dalam rangka memanfaatkan Artificial Intelegence, Big Data, Internet of Thing dan label-label lainnya dalam Revolusi Industri 4.0 “ ujar Ade Parlaungan.

Sebagai penutup, “ selain menyiapkan daya saing yang unggul, perlu dibangun kesadaran dan kedewasaan masyarakat dalam menyikapi perkembangan dunia saat ini, terutama di Zaman Post Modern, ketika informasi yang mengalir deras tanpa kejelasan kebenarannya. Tantangan Kader HMI dalam menyikapi guncangan-guncangan (disrupsi) Revolusi Industri 4.0 ini adalah mengikuti arus dengan Ilmu-Ilmu Eksakta dan Teknologi untuk memanfaatkan Arus Revolusi Industri 4.0 dan sekaligus menyeimbangkan dampaknya dengan pengaplikasian keimanan dan ketakwan sekaligus memakai Pendekatan Ilmu Humaniora yang berperan dalam menjaga kualitas manusianya. Jika hal ini terjadi, maka kemajuan teknologi sebagai anak kandung ilmu pengetahuan dapat memberikan dampak positif bagi peradaban manusia itu sendiri “ tutup Rektor ULB itu mengakhiri Orasi Ilmiahnya. (Thamren P/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.