487 views

Presiden BERLIAN: PRESIDEN JOKOWI HARUS BERANI MENGAMBIL LANGKAH TEGAS TERHADAP NEGARA PENYUPLAI NORKOBA

BATAM-LH: Narkoba adalah sebuah virus mematikan bagi generasi penerus bangsa. Pemerintahan Presiden Jokowi dari 2015 telah mencanangkan DARURAT NARKOBA sampai sekarang. Namun itu bukan solusi, Saya menduga kuat narkoba adalah sebuah game atau permainan orang orang tertentu yang berada di level atas. Menurut data 2017 jumlah tahanan narkoba di seluruh Indonesia mencapai 73.168 Ribu orang kemudian meningkat drastis pada tahun 2018 dimana sudah lebih 100 ribu orang. Ini bukan jumlah main main karena mereka adalah korban dari para mafia Narkoba.

Anehnya, walaupun pencanangn darurat narkoba sudah diumumkan Presiden Jokowi sejak tahun 2015, namun sampai sekarang belum berarti apa apa justru semakin subur dan menembus para kaum elite. Baru saja bangsa ini dihebohkan oleh penangkapan seorang tokoh nasional Wakil Sekjend DPP Partai Demokrat Andi Arif. Andi Arif ditangkap Direktorat Narkoba Bareskrim Mabes Polri di salah satu kamar hotel dibilangan Jakarta Barat yang diduga kuat sedang memakai Narkoba jenis Sabu.Ini menandakan bahwa peredaran narkoba sudah menembus lingkaran elit bangsa ini.

Kalau kita melihat dan memperhatikan peristiwa Andi Arif ini, baik dari Keterangan Pers yang diberikan Mabes Polri melalui Kadiv Humasnya maupun situasi di TKP saat terjadi penangkapan, bahwa Andi Arif adalah salah satu korban keganasan peredaran narkoba di tanah air. Hal ini dapat dilihat bahwa pada saat penangkapan tidak ditemukan barang bukti narkoba, yang ada hanyalah alat-alat pelengkap pemakaian seperti bong dan kemudian dinyatakan positif setelah Tes Urine. Besar dugaan bahwa Andi Arif sudah lama memakai barang haram ini sehingga menjadi ketergantungan. Dari situasi ini, besar kemungkinan Andi Arif akan direhabilitasi.

Lewat tulisan ini, saya sebagai Presiden Berlian Meminta kepada Bapak Presiden RI Jokowi;

1.Segeralah mengambil langkah langkah politik dengan Negara Penyuplai Narkoba, kalau Presiden Jokowi tidak lakukan itu saya ragu dan sangsi narkoba bisa beres dari bangsa kita;
2. Karena narkoba bukan lagi bisnis tapi misi penghancuran Republik ini, kita punya pulau 17.000 ribu dan dimana saja bisa ada penyelundupan narkoba dan kegiatan ilegal terkait bisnis haram ini;
3. Andi Arif, saya ulangi, dia itu korban dan puluhan ribu Andi Arif Andi Arif lainnya baik yang sudah di pidana maupun yang masih bebas berkeliaran. Semoga saja Pemerintah juga ikut gencar melawan narkoba, kalau Presiden RI diam saja maka misi penghancuran Republik dari serangan narkoba akan Terus bertambah. Artinya Rakyat sendiri menjadi korban dari kekurangpedulian pemerintah secara konkret.

Batam, 05 Maret 2019.
Presiden DPP LSM BERLIAN
Ttd.
Ahmad Rossano

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.