891 views

Perkumpulan Mahasiswa Labusel Geruduk Kantor Kecamatan Silangkitang

LABUSEL-LH: Puluhan pengunjuk rasa mengatasnamakan Perkumpulan Mahasiswa Labuhanbatu Selatan (PM LABUSEL) mengelar aksi di Halaman Kantor Kecamatan Silangkitang Kabupaten Labuhanbatu Selatan sekira pukul 11.00 WIB, dalam tuntutan aksinya para pendemo menuntut kepada Bupati Labuhanbatu Selatan untuk memecat Camat Silangkitang Sadino yang dinilai tidak becus dalam memimpin Kecamatan dan penuh kepentingan Pribadi dan Golongan (Selasa, 05/07/2022).

Aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh PM LABUSEL bertujuan untuk mengetahui tentang Tindak Pidana Korupsi, Fenomena, Dampak, serta upaya pemberantasan. Karena itu Tindak Pidana Korupsi merupakan segala tindakan yang dapat merugikan keuangan maupun perekenomian Negara, Desa dan Masyarakat.

Tujuh Poin Tuntutan Aksi yang disampaikan oleh Orator aksi yakni :

1. “Merestorasi upaya pemberantasan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme,”

2. “Meminta kepada Penegak Hukum untuk memeriksa seluruh Kepala Desa di Kecamatan Silangkitang,”

3. “Meminta kepada Bupati Labuhanbatu Selatan untuk mengganti Camat Silangkitang,”

4. “Meminta kepada Penegak Hukum untuk melakukan Investigasi dan penyelidikan di seluruh Kantor Desa di Kecamatan Silangkitang,”

5. “Meminta kepada Penegak Hukum untuk memeriksa oknum yang telah melakukan Tindak Pidana Korupsi yang merugikan keuangan negara suap menyuap, penggelapan dalam jabatan, perbuatan curang, benturan kepentingan dalam pengadaan dan Gratifikasi,”

6. “Meminta kepada Pimpinan DPRD Labuhanbatu Selatan untuk melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP),”

7. “Meminta kepada Pimpinan DPRD Labuhanbatu Selatan agar serius dalam menanggapi poin ke-6 dengan melakukan rapat dinamis dengan menyelenggarakan Sidang Paripurna DPRD untuk mengambil keputusan dengan usulan Pemberhentian Seluruh Kepala Desa di Kecamatan Silangkitang.

Dari ketujuh poin tuntutan aksi itu menilai Kecamatan Silangkitang menjadi Pemangku Jalan kepentingan untuk melakukan korupsi salah satunya melalui Perealisasian Anggaran Dana Desa. Menurut mereka ada oknum tertentu yang menunggangi kebijakan Camat Silangkitang untuk menentukan Alokasi Dana Desa, seperti pengadaan barang dan proyek, baik proyek pembangunan hingga pengadaan item ketahanan pangan sebesar “Ratusan Juta” disetiap Desa yang dinilai tidak tepat sasaran.

Dalam orasinya orator juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Kecamatan Silangkitang bukan membawa perubahan birokrasi yang menguntungkan dan memakmurkan masyarakat, melainkan perubahan Birokrasi Bobrok, perubahan yang ada cuma sibuk merubah dan mengganti Kadus, Perangkat Desa dan Honor. PM LABUSEL menuding banyak proyek titipan orang ketiga disetiap desa, seperti pengadaan hewan ternak lembu disetiap desa yang kurang efektif bagi kepentingan masyarakat.

Lebih lanjut, yang dilakukan pihak Kecamatan Silangkitang terkait rekomendasi penggantian dan penempatan PJ Kepala desa syarat kepentingan dan salah kaprah, ” Guru dijadikan kades, Bidan dijadikan Kades apa tidak ada yang lebih berkompeten di Silangkitang ini, ada apa ” ungkap Orator (Selasa, 05/07/2022).

Dilokasi aksi, para pengunjuk rasa meneriakkan “ Bagaimana tidak Bobrok Birokasi di Kecamatan ini jika masih saja dipimpin mereka yang tidak berkompeten ” teriak para pengunjuk rasa.

Berbagai tuntutan PM LABUSEL yang di utarakan salah satu warga Silangkitang yang enggan disebutkan namanya membenarkan bahwa tuntutan orasi tersebut sesuai apa yg dilihat ” ya itulah yang terjadi, mereka sibuk mengganti Kadus, dan Honor ” tegas warga tersebut (Selasa, 05/07/2022).

“Selama ini Dana Desa menjadi rebutan Pejabat dan orang yang merasa dekat dengan penguasa proyek titipan gitulah ” tandas warga dengan nada kesal.

Amatan Liputanhukum aksi unjuk rasa berlangsung singkat, berlangsung aman dan dalam pengawasan penuh dari unit Polsek silangkitang. Aksi di Halaman Kantor Kecamatan berlanjut ke Kantor Kejaksaan Negeri Labuhanbatu Selatan, dikarenakan dalam hal ini Camat Silangkitang Sadino tidak ada ditempat masih mengikuti Bimtek bersama seluruh Kepala Desa Sekecamatan Silangkitang. (Afdillah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.