FOTO Aksi Buruh 2025
LIPUTANHUKUM.COM: Dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional atau yang lazim dikenal dengan May Daya yang jatuh pada 1 Mei 2026, menurut informasi yang berhasil dihimpun, Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM-UI) dan puluhan ribu buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) akan turun ke jalan.
BEM UI rencananya akan turun ke jalan dengan titik aksi di Gedung DPR/MPR RI di Senayan Jakarta. Hal itu diumumkan lewat selebaran seruan aksi yang diunggah di akun media sosial Instagram @bemui_official. ” Seruan aksi Hari Buruh #MeiMelawan. Titik aksi di DPR RI ” tulis keterangan di poster yang diunggah akun resmi organisasi yang dikutif (01/05/2026).
BEM UI menyatakan 1 Mei bukan hanya tanggalan biasa dalam kalender. Hari itu mesti dimaknai sebagai simbol perjuangan panjang bagi kelas pekerja dalam melawan ketidakadilan. “Hari Buruh Internasional hadir sebagai pengingat bahwa kesejahteraan buruh adalah hak,” kata BEM UI.
Masih menurut BEM UI, bahwa buruh tidak boleh dibungkam oleh siapapun dalam menyuarakan aspirasinya. Terlebih, kondisi buruh di Indonesia tertekan akibat tingginya biaya hidup, ketidakpastian kerja, serta kebijakan pemerintah yang makin melenceng dari kepentingan masyarakat.
” Mahasiswa sebagai bagian dari rakyat, memiliki tanggung jawab untik berdiri bersama dan menyuarakan perubahan. Mari satukan langkah, kawal hak-hak buruh, dan perjuangkan keadilan sosial ” ucap BEM UI.
Sementara itu, Buruh yang tergabung dengan KSPI akan berkumpul di Monas Jakarta Pusat. Diprediksi ada sebanyak 50 ribu buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) yang akan berkumpul di Monas yang pada tahun ini menjadi pusat peringatan May Day.
Selain di Monas, KSPI bersama Partai Buruh juga akan menggelar aksi di 38 provinsi dan lebih dari 350 kabupaten/ kota di Indonesia. Sejumlah kota besar seperti Bandung, Surabaya, Semarang, Medan hingga Makassar turut menjadi lokasi aksi. Bahkan, peringatan juga menjangkau wilayah timur seperti Ambon, Ternate, hingga Papua.
Secara historis, May Day bermula dari aksi mogok kerja 300.000 pekerja di Amerika Serikat pada 1 Mei 1886 untuk menuntut 8 jam kerja sehari, yang kemudian diakui secara internasional sebagai Hari Buruh.
Di Indonesia, sesuai Keputusan Presiden Nomor 24 Tahun 2013, ditetapkan 1 Mei resmi menjadi hari libur nasional sejak tahun 2014. (Dessy)
