431 views

Innalillahi Wainnailaihi Roziuun Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamene Dikabarkan Wafat Dalam Serangan Militer AS-Israel

LIPUTANHUKUM.COM: Dikabarkan bahwa Pemerintah Iran mengonfirmasi bahwa Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei meninggal dunia dalam serangan AS-Israel ke Iran 28/02/2026).

Menyusul kematian Khamenei, Iran mendeklarasikan 40 hari masa berkabung dan tujuh hari libur nasional.

Tampak saluran berita IRINN menayangkan foto-foto Khamenei dengan lantunan ayat suci Al-Quran sebagai latar, disertai pita hitam di pojok kiri atas layar.

‘Penyiar membacakan pernyataan Dewan Keamanan Nasional Tertinggi (SNSC) yang secara resmi mengonfirmasi kematian Khamenei dan menuding Amerika Serikat serta Israel sebagai pihak yang bertanggung jawab.

Dalam pernyataan itu, Khamenei disebut wafat sebagai “martir” yang akan menjadi awal dari “kebangkitan dalam perjuangan melawan para penindas.”

Media pemerintah Iran sebelumnya melaporkan bahwa putri Khamenei, menantunya, serta seorang cucunya turut tewas dalam serangan tersebut.

Kantor berita Fars, yang berafiliasi dengan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), juga memberitakan bahwa salah satu menantu perempuan Khamenei tewas.

Presiden AS, Donald Trump, sebelumnya mengklaim bahwa Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei telah “tewas” dalam “operasi tempur besar-besaran” (Sabtu waktu setempat, 28/02/2026).

Sebagaimana dalam pemberitaan sebelumnya bahwa Menlu Iran Abbas Araghchi. ” Sejauh yang saya ketahui, ya, mereka (Khamenei) masih hidup. Ketua lembaga peradilan juga masih hidup, begitu pula Ketua Parlemen. Semua pejabat tinggi masih dalam keadaan hidup, termasuk Sekretaris Dewan Keamanan Nasional ” pungkasnya pada sebuah wawancara dengan NBC News pada Sabtu (28/02/2026) pukul 17.34 waktu Teheran. (Rd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.