1,011 views

INTI Kepri Lepas Dua Pelajar  Berprestasi Asal Kepri Dapat Beasiswa ‘Nantong College of Science and Technology Tiongkok’

FOTO Pelepasan  Stanley dan Lusya oleh INTI Kepri Di Ruang Jasmine Lantai 2 Vanilla Hotel Batam pada Sabtu (04/10/2025)

BATAM-LH: Pengurus Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Kepulauan Riau menggelar ceremony pelepasan dua pelajar asal Kepri yang berhasil meraih beasiswa ke luar negeri. Acara berlangsung di Ruang Jasmine Lantai 2 Vanilla Hotel Batam pada Sabtu (04/10/2025).

Dua pelajar berprestasi yang dilepas adalah Stanley dan Lusya yang akan melanjutkan studi di Nantong College of Science and Technology, Tiongkok.

Dalam sambutannya, Sekretaris INTI Kepri Yati menyampaikan rasa bangga atas keberhasilan kedua pelajar asal Kepri ini. Menurutnya, Stanley dan Lusya adalah contoh nyata generasi Kepri yang berani bersaing di tingkat internasional, berkat kerja keras dan semangat belajar yang tinggi.

Yati menambahkan, capaian ini tidak diraih secara instan melainkan melalui proses panjang, konsistensi, serta dukungan keluarga. “ Stanley dan Lusya bukan hanya membawa nama pribadi, tetapi juga nama Kepulauan Riau di mata dunia. Prestasi mereka adalah bukti bahwa anak-anak daerah juga mampu bersaing dengan kualitas global ” pungkas Yati (Sabtu, 04/09/2025).

Sekretaris INTI itu juga menekankan bahwa keberhasilan ini sejalan dengan visi INTI Kepri untuk mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan era globalisasi. Pendidikan internasional diharapkan membuka wawasan yang lebih luas, membentuk karakter unggul, sekaligus mencetak SDM yang siap memberikan kontribusi nyata bagi daerah dan bangsa. “ Keberangkatan Stanley dan Lusya diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi pelajar lain di Kepri untuk tidak takut bermimpi besar. Pendidikan adalah investasi jangka panjang, dan kesempatan ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya ” tandas Yati.

Acara pelepasan berlangsung hangat dan penuh haru, dihadiri oleh keluarga, kerabat, serta jajaran pengurus INTI Kepri. Prosesi ditutup dengan sesi foto bersama sebagai tanda dukungan moril bagi kedua penerima beasiswa sebelum berangkat menempuh pendidikan di luar negeri. (Anto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.