1,441 views

KPK Resmi Tetapkan Sekjen PDIP Hasto Jadi Tersangka Dugaan Suap PAW Harun Masiku dan Menghalangi KPK Menjalankan Tugasnya

JAKARTA-LH: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI resmi menetapkan Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto (HK) menjadi tersangka dalam dua perkara yakni tersangka dugaan suap bersama Harun Masiku dan tersangka dugaan merintangi KPK mengusut kasus Harun Masiku. Penetapan ini dilakukan KPK pada hari ini Selasa (24/12/2024) di Kantor KPK di Jl Kuningan Persada Kav 4 Setiabudi – Kuningan, Jakarta Selatan.

Menurut kanal YouTube resmi KPK RI (Selasa, 24/12/2024), penetapan tersangka terhadap Hasto ini diketahui dari Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) yang terdiri dari 2 Surat yakni terkait dugaan suap dan merintangi pengusutan yang dilakukan KPK terhadap Harun Masiku.

Pengumuman status Hasto sebagai Tersangka dilakukan oleh Ketua KPK Setyo Budiyanto dalam siaran pers resmi KPK yang juga disiarkan lewat Kanal YouTube KPK RI. ” Atas perbuatan saudara HK tersebut KPK selanjutnya melakukan ekpos dan lain-lain dan akhirnya menerbitkan surat perintah penyidikan bernomor Sprindik ” pungkas Ketua KPK itu (Selasa, 24/12/2023).

Masih menurut Ketua KPK itu, ” dengan uraian penyidikan perkara tindak pidana korupsi yang dilakukan HK bersama-sama dengan Harun Masiku dan kawan-kawan berupa pemberian hadiah atau janji kepada Wahyu Setiawan selaku anggota KPU periode 2017-2022 bersama-sama dengan Agustiani Tio F terkait penetapan anggota DPR RI terpilih 2019-2024 ” tandas Setyo.

Dalam Jumpa Pers tersebut, Ketua KPK Setyo mengatakan bahwa Hasto disebut melakukan penyuapan terhadap Wahyu Setiawan bersama Harun Masiku. ” Saudara HK bersama-sama dengan HM kemudian Saeful Bahri dan DTI melakukan penyuapan terhadap Wahyu Setiawan jumlahnya sama dengan penjelasan kasus sebelumnya ” ujar Setyo.

 Sebagian uang itu, lanjut Setyo,  yang digunakan untuk menyuap berasal dari Hasto. ” Kemudian dari proses pengembangan penyidikan di temukan bukti petunjuk bahwa sebagian uang yang digunakan untuk menyuap berasal dari saudara HK ” ungkap Setyo. (Ds)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.