SLEMAN-LH: Kerusahan yang terjadi di Babarsari, Depok, Sleman, DIY pada Senin (04/07/2022) yang mengakibatkan kerugian materil dan inmareril akhirnya disikapi oleh Forum Komunikasi Ormas Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dengan mendatangi Mapolda DIY di Ringroad Utara pada hari ini (Selasa, 05/07/2022). Dalam Orasinya di Lapangan Mapolda DIY Perwakilan Forum Silaturrahmi Ormas DIY menyampaikan menolak dengan keras DIY dijadikan arena ajang bentrokan oleh siapapun, kelompok manapun, dan kapanpun.
Beberapa Ormas yang ada DIY seperti Macan Kecil Jogja (MKJ), Mbah Joyo Centre, Merkid, Forum Jihad Islam, Kandang Jawara, dan beberapa Ormas lainnya mengirimkan perwakilannya dalam aksi damai ini.
Aksi Damai ini merupakan bentuk protes keras terhadap Aksi Kekerasan pada Senin (04/07/2022) yang terjadi di Babarsari yang diduga dilakukan oleh 2 kelompok yang bersiteru. Aksi brutal Babarsari diduga kuat sebagai kelanjutan atas peristiwa yang terjadi di sebuah tempat karaoke di Seturan-Babarsari pada Sabtu dinihari (02/07/2022). ” Kejadian ini bermula hari Sabtu dini hari tanggal 2 Juli. TKP di salah satu tempat hiburan di Babarsari. Itu dari kelompok dari oknum dari warga NTT itu ada di situ kemudian setelah selesai ditanya oleh kasirnya. Apakah sudah bayar atau belum yang kemudian intinya di situ rebut ” tandas Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Yuliyanto dalam Keterangan Persnya (04/07/2022)
Dalam kerusuhan Babarsari, telah menimbulkan kerugian materiil berupa dibakar dan dirusaknya satu Outlet. Selain pembakaran satu Outlet, dalam kerusuhan ini juga terdapat 6 Unit Sepeda Motor yang dibakar. ” Kerusakan lainnya ada outlet dirusak, ada sekitar Enam Unit Sepeda Motor dibakar. (Dibakar) di ruang pertemuan dan di tengah jalan ” ungkap Komandan Regu 4 Tim UPT Pemadam Kebakaran Sleman Bayu Ibrahim (Senin, 04/07/2022).
Selain kerugian materiil, kerusuhan ini juga telah menimbulkan kerugian inmateriil berupa perasaan takut, khawatir dan rasa tidak nyaman bagi warga masyarakat.
Dalam aksi damai di Lapangan Mapolda DIY, Forum Komunikasi Ormas Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyampaikan Pernyataan Sikap sebagai berikut:
” 1. Meminta dan mendukung upaya Polda DIY untuk segera menangkap para pembuat rusuh dan menindak sesuai hukum yang berlaku agar tercipta keamanan, ketertiban masyarakat serta kondusifitas wilayah Yogyakarta;
2. Kami meminta aparat keamanan terutama Polda DIY untuk menindak tegas dan menegakkan hukum tanpa pandang bulu karena insiden seperti diatas sudah sangat sering terjadi dan sangat meresahkan masyarakat Yogyakarta khususnya, dan masyarakat luas pada umumnya;
3. Meminta kepada kelompok yang bertikai untuk menghentikan segala macam pertikaian karena Yogyakarta adalah kota pendidikan, kota budaya, dan kota yang beradab bukan kota tawuran;
4. Meminta aparat keamanan untuk menertibkan peredaran minuman kerasdi seluruh wilayah DI Yogyakarta karena menjadi salah satu pemicu komplik. “
Kehadiran Peserta Aksi Damai Forum Komunikasi Ormas DIY ini disambut hangat oleh Pihak Polda DIY. Hal ini tampak dari sikap simpatik Jajaran Polda dalam menyongsong kehadiran Peserta Aksi Damai ini.
Secara simbolik, Tuntutan Tertulis Forum Komunikasi Ormas DIY diterima langsung oleh Ka. SPKT Polda DIY AKBP Drs. Heru Budi Santoso. Selanjutnya, Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Yuliyanto, SIK, M.Sc memberikan sambutan hangat atas kehadiran Perwakilan Forum Komunikasi Ormas DIY.
Dalam sambutannya, Kombes Pol Yuliyanto mengucapkan terima kasih kepada Peserta Aksi yang telah menyampaikan aspirasinya di depan Mapolda DIY dengan baik dan kondusif. “ Terima kasih rekan-rekan pelaksanaan penyampaian aspirasi yang sudah dilaksanakan di depan Mapolda hari ini berjalan dengan kondusif, santun. Saya kiri ini contoh yang perlu disebarkan kepada siapapun elemen masyarakat bahwa kalau ungkapan cinta kasih itu berbisik pun itu akan sampai. Kalau ungkapan cinta kasih itu tidak perlu dengan ungkapan yang keras “ pungkas Kabid Humas Polda DIY itu (Selasa, 05/07/2022).
Sebelum bergerak ke Mapolda DIY, peserta aksi berdatangan ke titik kumpul di Taman Kuliner Condong Catur. Menurut pantauan liputanhukum.com, para peserta aksi sudah mulai berdatangan sejak pukul 13.00 WIB. Beberapa utusan perwakilan Ormas DIY tampak mulai berkumpul di lokasi yang lebih dikenal dengan istilah Tamkul tersebut. Mereka memakai atribut masing-masing dan membawa berbagai spanduk.
Tepat Pukul 14.15 WIB, iring-iringan Peserta Aksi Damai mulai bergerak menuju Mapolda DIY setelah mendapat arahan dari Koordinator Aksi dan Para Pimpinan Ormas terkait. Sekitar Pukul 14.25 WIB, Peserta Aksi tiba di Mapolda DIY yang disambut hangat Para Aparat Kepolisian dan langsung diarahkan serta dipersilahkan untuk menyampaikan aspirasinya di Lapangan Mapolda DIY. (Rz/Red)
VIDEO TERKAIT:
