1.169 views

Kasubag Prokopim Musirawas Klarifikasi Berita ‘Makan Pucuk Atap’: Begini Kejadian Sebenarnya

MUSIRAWAS-LH: Polemik Empat Aparatur Sipil Negara (ASN) yang sempat diberitakan Memperolok Jargon Mura Mantab dengan istilah ‘Makan Pucuk Atap’ akhirnya Kabag bersama Tiga Kasubag Prokopim Musirawas meralat dan mengklarifikasi berita yang sempat heboh tersebut.

Usai klarifikasi kepada Sekda Mura, EC Priskodesi Keempat PNS di Bagian Protokol dan Pimpinan Daerah (Prokopim) mengeluarkan pernyataan pada sejumlah Awak Media (Jumat, 05/03/2021-Red). Secara tegas Dicky Zulkarnain selaku Kabag Prokopim didampingi Tiga Bawahannya yakni Beni Mardiansyah, Misbah dan Deni membenarkan bila Sony sempat menemuinya (Senin, 22/02/2021-Red) diruang kerjanya. Namun kedatangan Sony dijelaskan Dicky untuk bertanya seputar kegiatan di Prokopim. ” Lima Orang yang ada di Ruang Kerja Saya, Saya, Tiga Bawahan Saya dan Dia (Sony). Awalnya Dia bertanya seputar kegiatan di Prokopim, ya Saya jawab apa saja yang telah dilaksanakan selama ini ” jelas Dicky (Jum’at, 05/03/2021-Red).

Usai bertanya pada topik bahasan kegiatan entah apa awalnya sampai membicarakan Musi Rawas dari Jargon ‘Mura Sempurna’ dan sekarang menjadi ‘Mura Mantab’. “ Setahu dan seingat Saya, justru awalnya Saudara Sony lah yang menyebut Jargon Mantab dengan sebutan ‘Makan Pucuk Atap’. Bahkan hal ini disebutkannya berulang, salah satu Bawahan Saya yang mempertegas kalau Mantab itu kepanjangan dari Maju Mandiri dan Bermartabat ” tegas Dicky menceritakan peristiwa yang terjadi saat itu.

Kendati begitu, sejauh ini Dicky masih akan mengkaji Langkah Hukum yang akan diambilnya, karena segala sesuatunya butuh pertimbangan matang. “ Saya hanya ASN, sudah jadi tugas dan kewajiban saya melayani Pimpinan Saya. Salah satunya mendukung program akan dijalankan Bupati dan Wakil Bupati Mura yang bermuara pada terciptanya Musi Rawas Mantab ” pungkasnya menutup pembicaraan sekaligus sebgai klarifikasi. (Awang/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *