2,073 views

Dua Orang Sindikat sekaligus Diduga ‘Kaki-Kanan’ Gembong Narkoba ‘Man Batak’ Digulung Polres Labuhanbatu

LABUHANBATU-LH: Dalam Giat sekaligus pembuktian komitmen Sat-Narkoba Polres Labuhanbatu dalam memberantas dan memutus mata rantai peredaran Narkoba di Wilayah Hukumnya, Satuan Narkoba Polres Labuhanbatu berhasil menggulung 2 (Dua) Orang sindikat sekaligus diduga sebagai ‘kaki-kanan’ Gembong Narkoba Firman Pasaribu alias Man Batak Pada Hari Minggu (07/02/2021-Red) di 2 tempat yang berbeda. Hal ini disampaikan Pada Konferensi Pers Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan, SIK, MH melalui Kasat Reserse Narkoba Polres Labuhanbathu AKP Martualesi Sitepu, SH, MH Hari ini (Senin, 08/02/2021-Red) di Mapolres Labuhanbatu.

Adapun tersangka yang ditangkap berinisial MZ alias Zuned (Laki-laki 31) Tahun), beralamat di Padang Matinggi, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu, Provinsi Sumatera Utara. Adapun peran MZ adalah sebagai pengutip uang hasil penjualan Narkoba. Tersangka kedua yang berhasil ditangkap Sat-Narkoba Polres Labuhanbatu adalah HT alias Ogut, (Laki-laki 43 Tahun), beralamat di Padang Matinggi, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu. HT diduga berperan sebagai Kurir yang membagikan Sabu kepada Para Pengedar.

Dari Kedua Tersangka, berhasil disita Barang Bukti yaitu dari Tersangka MZ berupa 2 (Dua) Bungkus Plastik Klip Sedang Transparan diduga berisikan Narkotika Jenis Sabu seberat 10,03 Gram/Bruto,1 (Satu) Unit Handphone Android, 1 (Satu) Unit Handphone Nokia, dan 1 (Satu) Bilah Pedang Samurai. Sementara, dari Tersangka HT als Ogut disita 2 (Dua) Bungkus Plastik Klip Sedang Transparan diduga berisikan Narkotika Jenis Sabu seberat 10,48 Gram/Bruto, 1 (satu) Bungkus Plastik Klip Besar diduga berisikan Narkotika Jenis Sabu seberat 32,26 Gram/Bruto, 1(Satu) Unit Sepeda Motor KLX, 1 (Satu) Unit Handphone Android, 2(Dua) Unit Handphone Nokia, Uang Rp 300.000 (Tiga Ratus Ribu Rupiah) dan 1 (Satu) Buah Mancis. Sehingga, Total Barang Bukti Sabu yang disita dari Kedua TSK adalah 10,03 Gr + 10,48 Gr + 32,26 Gr = 52,77 Gram Brutto.

Penangkapan terhadap Kedua Tersangka dipimpin langsung Kasat Narkoba Polres Labuhanbatu AKP Martualesi Sitepu bersama Kanit Idik I IPDA Sarwedi Manurung dan Team Opsnal Sat Narkoba.

Kedua Tersangka saat pengembangan kasus berusaha melakukan perlawanan yang dapat membahayakan jiwa petugas sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur dimana kaki kanan masing-masing Tersangka dihadiahi Timah Panas.

Ketua AL UIS (Aliansi Umat dan Ormas Islam) Labuhanbatu Ust. Supriadi Sarumpaet dan Ketua Granat Labuhanbatu Fahmi Lubis yang hadir saat Konfrensi Pers di Satres Narkoba Labuhanbatu sangat mengapresiasi pengungkapan dan penangkapan Bandar Narkoba Man Batak. ” Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kapolda Sumatera Utara, Direktur Narkoba Polda Sumut dan Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan beserta Jajarannya atas Prestasi Pengungkapan Jaringan Peredaran Narkoba di Kota Rantauprapat yang selama kurang lebih 10 Tahun membuat resah masyarakat dan syukur Alhamdulilah sudah bisa ditumpas. Kami siap bersinergi dalam membantu tugas-tugas Kepolisian terutama dalam hal Pemberantasan Narkoba “ pungkasnya (Senin, 08/02/2021-Red).

Tersangka MZ alias Zuned adalah seorang Residivis Kasus Narkotika dan merupakan jaringan lama Man Batak yang ditangkap Sat-Narkoba Labuhanbatu Tahun 2017 divonis 4 Tahun dan baru bebas bulan April 2020 yang lalu. Menurut Tersangka, bahwa dirinya selama di Penjara dibiaya oleh Man Batak dan setelah keluar dari LP langsung gabung dalam Sindikat Narkoba Man batak.

Terhadap kedua tersangka dipersangkakan melanggar Pasal 114 (2) Sub 112 (2) UU RI No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman Hukuman Maksimal 20 Tahun Penjara. (Edy syahputra Ritonga/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.