272 views

BURONAN KPK ANDREU PRIBADI MISATA DAN AMIRIL MUKMININ AKHIRNYA MENYERAHKAN DIRI

JAKARTA-LH: Andreu Pribadi Misata (APM) dan Amiril Mukminin (AM) merupakan 2 Orang dari 7 Orang Tersangka yang ditetapkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Pada Hari Rabu Malam atau Kamis Dinihari (26/11/2020-Red) terkait Dugaan Tindak Pidana Korupsi berupa Suap terkait Perizinan Ekspor Benih Lobster di Kementerian Kelautan dan Perikanan. Kedua Orang ini sempat Buron dan akhirnya menyerahkan diri Pada Hari ini (kamis, 26/11/2020-Red) sekitar Pukul 12.00 WIB ke Kantor KPK di Jl Rasuna Sahid Jakarta Selatan.

Penyerahan diri APM dan AM diumumkan oleh Juru Bicara KPK Ali Fikri. ” Siang ini sekitar pukul 12.00 WIB Kedua Tersangka secara Kooperatif telah menyerahkan diri dan menghadap Penyidik KPK ” pungkas Fikri (Kamis, 26/11/2020-Red).

Masih menurut Ali Fikri, “ Amiril dan Andreu kini tengah menjalani pemeriksaan oleh penyidik. Keduanya telah ditetapkan sebagai tersangka di Kasus Dugaan Korupsi Penetapan Izin Ekspor Benih Lobster bersama Lima Orang lainnya, termasuk Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo. Setelah Amiril dan Andreu menjalani pemeriksaan, penyidik KPK akan melakukan upaya paksa penahanan terhadap keduanya menyusul 5 Orang Tersangka Lainnya pasca penangkapan Pada 25 November 2020 dini hari kemarin “ ujar Fikri.

Sebagaimana telah diberitakan Media ini sebelumnya, bahwa Andreu merupakan Staf Khusus Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo dan Ketua Pelaksana Tim Uji Tuntas Perizinan Usaha Perikanan Budidaya Lobster pada Kementerian Kelautan dan Perikanan. Sedangkan Amiril adalah Pihak Swasta.

Andreu Pribadi Misata memiliki peran yang sangat penting dalam kasus ini. Sebab, tetelah menandatangani SK Nomor 53/KEP MEN-KP/2020 Tentang Tim Uji Tuntas (Due Diligence) Perizinan Usaha Perikanan Budidaya Lobste, Menteri Edhy Prabowo kemudian menunjuk Staf Khususnya Andreau Pribadi Misata (APS) selaku Ketua Pelaksana Tim Uji Tuntas (Due Diligence) dan Staf Khusus lainnya Safri selaku Wakil Ketua Pelaksana Tim Uji Tuntas. Salah satu tugas dari Tim ini adalah memeriksa kelengkapan Administrasi Dokumen yang diajukan oleh Calon Eksportir Benur. (Dessy/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *