1,028 views

Hasil Rilis IRG: Pilkada Muratara Sangat Rentan Money Politik Pragmatisme Mencapai 70%

MURATARA-LH: Indonesia Riset Global (Minggu, 23/08/2020-Red) Mempublish Hasil Surveynya secara resmi untuk Pilkada di Kabupaten Musirawas Utara yang akan dilaksanakan pada 09 Desember 2020. Press Confrence IRG mengundang beberapa Awak Media, Mahasiswa dan OKP di Kampus B STAIS Lubuklinggau.

Direktur Eksekutif Mukhlis M. Isa, MIKom menyatakan bahwa “ survey ini dilakukan pada 15 Juli hingga 15 Agustus 2020 bertujuan untuk mengungkap :

1. Tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Bupati/Wakil            Bupati ;
2. Popularitas pasangan bakal calon;
3. Akseptabilitas Pasangan Calon;
4. Elektabilitas Pasangan Calon;
5. Kecendrungan penggunaan media oleh masyarakat sebagai            sumber informasi untuk mengetahui tentang bakal Pasangan          Calon;
6. Pragmatisme pemilih pada pilkada;
7. Waktu pemilih menetapkan pilihan final;
8. Tokoh yang dapat mempengaruhi pilihan;
9. Masalah krusial yang harus segera diselesaikan Bupati/ Wakil        Bupati.

Trend elektabilitas antara paslon Syarif- Surian (38%) dan Devi – Inayah (36%) terlihat pasangan Syarif -Surian unggul sangat tipis 2 % , sedangkan paslon Akis – Baikuni tertinggal jauh (12%). Tipisnya keunggulan elektoral Syarif- Surian dengan jarak interval hanya 2% ini menggambarkan ketatnya pertarungan kedua Paslon dalam Pilkada nanti sehingga belum bisa diprediksi siapa yang akan menang dalam pilkada nanti. “Saat survei digelar, ditemukan tingkat kepuasan terhadap kinerja Bupati/Wakil Bupati Muratara secara general sebesar 43%, tidak puas 40%, Biasa saja 17%. Tingkat kepuasan pada setiap kecamatan yaitu Karang Jaya 50%, Nibung 35 %, Ulu Rawas 40%, Rawas Ulu 40%, Rupit 55%, Rawas Ilir 40%, Karang Dapo 43%. Tentu hasil ini sangat tidak baik bagi paslon karena berakibat menurunnya tingkat kepercayaan dan keterpilihan “ papar Direktur Eksekutif IRG Muklis M. Isa. S.Kom, M.I.Kom.

Dalam hasil survey ini juga menunjukkan popularitas yang sebanding antara Syarif-Surian dan Devi-Inayah diangka 80% dan 55% untuk Akis- Baikuni. Tingkat Akseptabilitas kedua paslon juga terpaut sangat tipis Syarif-Surian 38%, Devi-Inayah 36%, Akis-Baikuni 14% . Adapun yang menjawab Tidak Satu pun 12%, dari hasil tersebut dapat dilihat bahwa masyarakat Muratara menginginkan Bupatiyang terpilih adalah figur yang jujur, bersih dan merakyat hal ini terbaca ketika resonden diberi pertanyaan Apa pertimbangan mereka dalam memilih calon pemimpin didapati hasilnya Jujur 30%, Bersih KKN 20%, Merakyat 2%, Visi Misi 10%, Berpengalaman 10%, Berwibawa 10% dan umumnya mereka akan menentukan hak pilihnya pada H1 (50%), dan H-3 (30%).

Ditambahkan Dosen Stais Lubuklinggau ini juga bahwa “ terbaca dalam survey Kami bahwa Medsos dan penggunaan Baleho/Spanduk sebagai media informasi bagi masyarakat untuk mengetahui Bupati/ Wakil Bupati pada Pilkada nanti ternyata masih sangat efektif, yaitu Medsos (45%), Baleho/Spanduk 40 %, dan rendahnya peranan Media Cetak 5% dan Media Elektronik 5%. Pragmatisme masyarakat yang sangat tinggi ketika mereka ditanya ” Jika ada Tim Sukses memberikan uang/barang dengan imin- iming untuk memilih salah satu paslon, apakah diterima ? “ responden yang menjawab Iya mencapai 70% dan Tidak 20%, Tidak tahu 10% dan kuatnya pengaruh tokoh masyarakat kepada pemilih dalam menentukan pilihan pada pilkada nanti secara general sebanyak 55 % ( Kyai/Ustad, Pemangku Adat, Kepala Desa, Tokoh Perempuan Dan Tokoh Pemuda), orang tua 20%, mandiri/tidak terpengaruh 25%. Masalah Lapangan kerja dan keamanan merupakan hal yang paling krusial yang harus segera diselesaikan Cabup/Cawabup nanti, harapan dan tuntutan masyarakat itu tergambar dari hasil survey sebanyak 25% ingin Bupati/Wabup nanti membuka lapangan kerja, 20% prioritas keamanan 20%, kesehatan , pendidikan dan infrastruktur masing masing 15% serta pelayanan birokrasi yang baik 10% ” jelas Muklis M.Isa.

Selanjutnya Beliau menambahkan bahwa ” ini tahap awal survei yang IRG lakukan dan Kami akan rilis lagi hasil survey Kami di bulan November dengan Responden yang lebih banyak lagi In sha Allah nanti respondennya sudah mewakili TPS yang ada dan mudah-mudahan hasilnya tidak jauh berbeda dengan hasil pleno KPU Muratara nantinya, sehingga Reputasi dan Kredibilitas Kami mendapat tingkat kepuasan yang bagus di mata publik. Survei dilakukan dengan metode wawancara tatap muka langsung dan kuisioner, menggunakan metode Multi Stage Random Sampling , responden sebanyak 296 orang (0,002% dari DPT Kab. Musi Rawas Utara pada Pileg 2019) dengan marjin of error +/- 2,5% “ pungkas Direktur Eksekutif IRG. (Awang/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.