LABUHANBATU-LH: Peredaran narkoba di Desa Selat Beting Kecamatan Panai Tengah Kabupaten Labuhanbatu sangat marak dan bebas seperti menjual kacang goreng tanpa tersentuh hukum. Kondisi dan situasi ini sudah sangat memprihatinkan.
Mirisnya lagi, pemuja narkoba yang sangat tinggi dilingkungan tersebut bukan hanya kalangan orang dewasa saja, bahkan sudah masuk dikalangan anak-anak dibawah umur yang masih berstatus pelajar. Para generasi penerus ini sudah menjadi korban penikmat narkoba.
Hal tersebut membuat kekhawatiran Warga Selat Beting semakin meningkat. Bukan hanya sampai disitu saja, masyarakat di lingkungan tersebut juga resah. Kriminal khususnya pencurian semakin meningkat. Kelapa sawit jadi sasaran pencurian, diduga kuat sebagai imbas para pecandu narkoba.
Hal tersebut disampaikan salah satu Emak-emak warga setempat yang enggan disebut namanya. ” Gawat kampung kami ini pak, kayak menjual kacang goreng. Banyak sekali penikmat narkoba, dari mulai orang dewasa sampai ke anak-anak dibawah umur sudah menjadi korban bandar narkoba ini ” tandasnya (Senin, 13/04/2026).
” Bukan hanya itu aja pak, pencurian kelapa sawit dilingkungan kami ini juga meningkat, pantang lengah, habis disikat mereka ” keluhnya.
Menurut hasil informasi yang berhasil dihimpun, salah satu terduga pengedar narkoba berinisial Tn Warga Tangkahan Umum Selat beting, Tnk Warga Sijambu, dan Srp Warga Sirahu Selat Beting Kecamatan Panai Tengah Kabupaten Labuhanbatu. (Edy Syahputra Ritonga)
