1,178 views

Kapolsek Negara Batin Resor Way Kanan Lampung Iptu Lusiyanto Bersama 2 Personil Lainnya Tewas Ditembak Saat Grebek Sabung Ayam

LIPUTANHUKUM.COM: Naas dialami Kapolsek Negara Batin Resor Way Kanan Lampung Iptu Lusiyanto bersama 2 personil lainnya yakni Bripka Petrus dan Bripda Ghalib tewas ditembak orang yang belum teridentifikasi saat melakukan penggrebegan sabung ayam di Kampung Karang Manik Kecamatan Negara Batin Kabupaten Way Kanan Provinsi Lampung pada Senin (17/03/2025).

Kejadian ini terkonfirmasi dengan Kabid Humas Polda Lampung Kombes Yuni Iswandari. ” Benar terjadi peristiwa penembakan dengan kronologis yakni 17 personel Polri Polres Way Kanan mendatangi tempat sabung ayam, saat di TKP langsung ditembaki oleh orang tak dikenal sehingga 3 personel gugur dalam tugas ” pungkas Kombes Yuni (Senin, 17/03/2025).

Seiring dengan Kabid Humas Polda Lampung itu, Karo Penmas Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko juga membenarkan peristiwa itu. ” Polri berduka mendalam atas gugurnya personel-personel terbaiknya dalam menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya sebagai abdi masyarakat ” ujarnya (Senin, 17/03/2025).

Karo Penmas Humas Polri itu juga menyampaikan bahwa Polda lampung dan Polres Way Kanan telah memberikan dukungan dan bantuan terhadap Polsek tersebut. Ketiga korban tersebut saat ini telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung dalam rangka autopsi dan pengusutan lebih lanjut.

Ketiga korban polisi yang sedang menjalankan tugasnya dalam insiden tersebut tewas dengan luka tembak di bagian kepala.

Berdasarkan informasi yang beredar bahwa lokasi judi sabung ayam yang digrebek tersebut diduga milik oknum TNI. 

Terkait hal ini, berdasarkan hasil konfirmasi terhadap Kapendam II/Sriwijaya Kolonel Inf Eko Syah Putra Siregar mengatakan bahwa saat ini pihaknya masih mendalami informasi yang beredar. ” Bahwa informasi yang ada sedang dalam proses penyidikan lebih lanjut di lapangan ” tandas Eko saat dikonfirmasi sebagaimana dilansir CNN Indonesia (Senin, 17/03/2025).

Masih mengutip dari CNN Indonesia, Kolonel Eko mengatakan apabila ada keterlibatan oknum TNI dalam insiden tersebut, pihaknya akan menjatuhkan sanksi kepada oknum tersebut. ” Kita pastikan akan ada sanksi-sanksi yang diberikan. Terkait tentang isu yang sedang berkembang, dimohon untuk menunggu konfirmasi hasil penyelidikan/investigasi lebih lanjut ” ujar Kapendam II/Sriwijaya itu. (Dessy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.