LIPUTANHUKUM.COM: Presiden Jokowi meminta agar Pemilu 2024 ini dirayakan dengan penuh kedamaian dan riang gembira. Hal ini disampaikan Jokowi saat Kampanye Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden untuk pemilihan umum 2024 memasuki hari kedua masa kampanye (Rabu, 29/11/2023).
” Berharap pesta demokrasi ini semuanya kita jalani dengan damai, aman, penuh dengan senyum, penuh dengan kegembiraan ” himbau Presiden Jokowi (Rabu, 29/11/2023).
Presiden Jokowi mempersilahkan agar para paslon Presiden dan Wakil Presiden dari sejumlah partai politik dapat beradu gagasan dan ide dengan penuh kegembiraan dan tidak saling menjatuhkan satu sama lain. ” Silahkan adu gagasan adu ide, tetapi dengan tetap tersenyum dan gembira ” tambahnya.
Sebagaimana diketahui bahwa sebelumnya tiga Paslon presiden dan wakil presiden resmi menandatangani Deklarasi Kampanye Damai Tertib dan Taat Hukum peserta Pemilu 2024, dalam acara Rakornas Sentra Penegakan Hukum Terpadu di Grand Sahid Hotel, Jakarta Pusat, Senin (27/11/2023).
Pada saat itu, tampak Anies-Cak Imin yang terlebih dahulu menandatangani deklarasi diatas panggung, disusul Ganjar- Mahfud MD dan terakhir Prabowo-Gibran.
Adapun isi deklarasi damai tersebut adalah ” Kami peserta pemilu tahun 2024 mendeklarasikan diri berkomitmen untuk:
1. Menjaga persatuan dan kesatuan bangsa menghormati keberagaman serta mewujudkan suasana aman tertib dan damai selama penyelenggaraan pemilu
2. Melaksanakan kampanye pemilu dengan mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku antara lain tidak melibatkan pihak yang dilarang selama masa kampanye pemilu
3. Tidak melakukan politisasi sara menyebarkan hoax ujaran kebencian dan perbuatan politik yang selama politik uang selama penyelenggaraan pemilu
4. Tidak memanfaatkan tempat ibadah dalam melaksanakan kampanye.
Demikian harapan berbagai pihak agar pelaksanaan pesta demokrasi pemilu 2024 yang proses sedang berjalan agar berjalan damai serta berjalan Luber. (Dessy)
