771 views

M. Nasir Matondang: “Anies Baswedan Bukan Kader Partai Tapi Mengapa Partai Besar Seperti Nasdem Mencapreskannya ?”

LABUHANBATU-LH : Perlahan-lahan bursa Calon Presiden (Capres) 2024 mulai terlihat, yakni dengan di dideklarasikannya Anies Rasyid Baswedan oleh Partai Nasional Demokrat (Nasdem) pada Tanggal 3 Oktober 2022 yang lalu. Walaupun ketentuan ambang batas pencalonan atau Presidential Threshold belum terpenuhi tetapi dua Partai Besar digadang-gadang akan mengikuti langkah Partai Nasdem untuk berkoalisi nencalonkan Gubernur DKI Jakarta itu Pada Pilpres 2024 nanti.

Animo Pencapresan 2024 ini langsung mendapat perhatian dari khalayak luas, salah satunya dari Politisi Partai Gelora (Gelombang Rakyat) Indonesia M. Nasir Matondang, ST yang merupakan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Rantau Utara Kabupaten Labuhanbatu. Kepada Wartawan liputanhukum.com, Nasir menyampaikan, ” menyikapi Capres 2024 ini munculnya beberapa nama-nama tokoh nasional diantaranya tokoh yang paling menarik bagi saya adalah Anies Rasyid baswedan. Dia bukan Kader Partai tapi partai besar seperti Nasdem sudah mendeklarasikan pencalonan beliau dan mungkin akan bertambah lagi dukungan ke dia, nilai plus lah buat Anies ” pungkas Nasir (Sabtu, 15/10/2022).

Ketika ditanya pendapatnya mengapa Partai Nasdem mencalonkan Anies, M Nasir menjelaskan ” menurut saya Nasdem sebagai Partai Besar sudah barang tentu melakukan analisa dan pertimbangan yang cukup mendalam sehingga menjatuhkan pilihannya kepada Anies. Sebagaimana kita ketahui bahwa Partai Nasdem ini sudah terbukti banyak selalu terdepan mencalonkan calon pemimpin dan selalu terbukti menang. Dan untuk pilihannya kali ini mencapreskan Anies saya pikir sudah merupakan langkah yang pas dan tepat ” jawab Nasir.

Lebih lanjut Ketua DPC Partai Gelora Rantau Utara itu menjelaskan, ” Partai Gelora yang saat ini belum ada informasinya kearah mana Partainya berkoalisi mengusung Capres 2024, karena masih melakukan Verifikasi Faktual, mudah- mudahan Partai Gelora ini bisa mengikuti pesta rakyat di pemilu 2024 serta akan memberikan warna tersendiri bagi perpolitikan Indonesia ” tandas Nasir menutup perbicangannya dengan liputanhukum.com. (Hamdani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.