BEKASI-LH: Pergantian beton dari “Kualitas K” ke “Kualitas FC” menuai banyak kritik dari Pengamat Infrastruktur di Kota Bekasi. Kritik ini akibat kurang sempurnanya hasil akhir dari beton yang menggunakan kualitas FC. “ Tahun lalu waktu menggunakan kualitas K350 untuk beton jalan, hasil akhirnya bagus, jarang gagal seperti retak menyebar. Akan tetapi semenjak diganti dengan kualitas FC 30 MPA, yang setara K 361.45 malah banyak yang retak-retak “ tutur salah satu Kontraktor yang enggan menyebut namanya.
” Saya sendiri kurang paham apa itu FC 30, dan apa bedanya dengan K350, tapi tahun ini semenjak berganti dengan FC 30 mpa, beton saya mengalami retak-retak, saya jadi pusing menjawab pertanyaan kawan-kawan Wartawan dan Dinas yang mempertanyakan kenapa beton saya kok retak ” tandasnya lebih lanjut (Senin, 30/08/2021).
Terkait persoalan ini, salah seorang Pengamat Infrastruktur di Kota Bekasi Jimmy mengatakan ” memang secara mutu FC 30 MPA lebih kuat daripada K 350 NFA. Akan tetapi, kultur tanah di Kota bekasi yang kebanyakan tanah sawah kurang cocok, karena FC 30 itu lebih banyak semennya, jadi panas, makanya gampang retak ” pungkas Jimmy (Senin, 30/08/2021).
” Sedikit masukan dari Saya, sebetulnya secara kwalitas infrastruktur di Kota Bekasi sudah bagus, memang niat yang baik untuk lebih meningkatkan mutu, tetapi kita harus melihat kultur tanah, harapan saya pihak Dinas bisa mempertimbangkan untuk tahun depan, apakah berlanjut dengan FC, atau kembali dengan K ” tambah Jimmy. (Fahdi/Red)
