490 views

PTM Terbatas SMAN 3 Lubuklinggau Berjalan Lancar

LUBUKLINGGAU-LH: Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas disetiap tingkatan sekolah di Kota Lubuklinggau sudah dimulai, salah satunya di SMA Negeri 3 Lubuklinggau. Dari awal pelaksanaan sampai hari ketiga, PTM terbatas di sekolah tersebut berjalan dengan lancar dan tanpa ada kendala. Hal tersebut dikarenakan persiapan saranan dan prasarana yang ada di sekolah sudah dipersiapkan secara matang sebelum pelaksanaan PTM terbatas dimulai.

Kepala SMAN 3 Lubuklinggau, Hairul Aswar mengatakan, untuk pelaksanaan PTM terbatas di sekolah memang sudah pihaknya persiapkan secara matang. Ia juga mengatakan, pelajar yang hadir di sekolah hanya 50 Persen. Selain itu, pihaknya juga tidak menggunakan sistem ganjil genap, akan tetapi menggunakan sistem berdasarkan nomor absen. “ Jadi nomor 1 sampai 15 hari ini masuk, kemudian disambung lagi besoknya 16 sampai 30. Jadi hanya setengah-setengah, kalau ganjil genap sering lupa nomornya ” katanya (Kamis, 26/08/2021).

Masih menurut Hairul Aswar, sejauh ini PTM terbatas di sekolah-nya tidak ada kendala. “ Malahan mengajarnya lebih enak. Karena sidikit sekali pelajarnya ” ucapnya.

Ia menjelaskan, Protokol Kesehatan di sekolah sangat diutamakan dan diperketat. Mulai dari pengecekan suhu tubuh menggunakan thermogun, mencuci tangan, harus menggunakan masker, bahkan tempat duduk pun sudah diberikan jarak. “ Oleh karena itu, kita menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat ” jelasnya.

Lebih lanjut Hairul Aswar menjelaskan, dari awal PTM terbatas dimulai sampai dengan hari ketiga, para pelajar sangat antusias sekali. “ Jadi, dengan adanya PTM terbatas ini, para pelajar itu sangat senang dan gembira. Kalau dirumah saja mereka bosan. Malahan pelajar yang tidak boleh masuk, mereka ingin masuk ” pungkas Kepsek SMA N Lubuklinggau itu.

Ia menambahakan, untuk kegiatan ekstrakurikuler di sekolah belum dilaksanakan, saat ini pihaknya fokus ke PTM terbatas dulu. “Kalau seandainya nanti lancar dan bagus, dan level tidak naik. Mungkin nanti akan ditambah ekstrakurikuler-nya. Tapi saat ini belum dulu, kita menunggu kebijakan dulu dan mengikuti aturan,” paparnya.

Ia mengimbau kepada seluruh pelajar disekolah, untuk membuka kembali buku-buku pelajaran yang selama ini pembelajaran dilaksanakan secara daring. “ Mumpung PTM terbatas, silakan bertanya kepada guru-nya langsung tentang materi yang belum jelas saat pembelajaran secara daring ” tutupnya. (Nur Pajri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.