1,051 views

Proses Pencarian KRI Nanggala 402 Dengan 53 Awak Yang Hilang Kontak Terus Dilakukan

JAKARTA-LH: Upaya pencarian KRI Nanggala 402 terus dilakukan. Sementara menurut perkiraan bahwa persediaan oksigen di kapal selam TNI Angkatan Laut itu semakin menipis. Tawaran bantuan untuk pencarian Kapal Selam naas ini terus berdatangan termasuk dari Negara Shabat maupun Negara lainnya.

Menurut data dan informasi yang berhasil dihimpun, paling tidak ada 9 Negara yang sudah menwarkan diri. Mulai dari Malaysia, Singapura, Australia, Amerika, Jerman, Perancis, Turki, India, Rusia, Australia dan diperkirakan akan masih terus berdatangan dari Negara-Negara lainnya. Hal ini sesuai keterangan yang diberikan Kapuspen TNI Mayjen Achmad Riad pada Press Conference di Lanud I Gusti Ngurah Rai, Bali pada Kamis Siang (22/04/2021).

Kapal Selam Milik TNI Angkatan Laut yang membawa 53 Orang Awak dengan dipimpin Mayor Laut Wisnu Subiyantoro ini dikabarkan hilang kontak sejak Rabu (21/04/2021-Red). Lokasi hilangnya Nanggala 402 diperkirakan di Perairan Sekitar 60 Mil atau Sekitar 95 Kilometer dari Utara Pulau Bali.

Adapaun kegiatan resmi yang dilakukan oleh KRI Nangga 402 ini adalah dalam rangka Kegiatan Gladi Bersih untuk Skenario Latihan Penembakan Rudal di laut Bali. Namun, Kapal Selam buatan Jerman Tahun 1979 ini tiba-tiba hlang kontak dan dinyatakan hilang. Akibat hilangnya KRI Nanggala 402 itu maka latihan dihentikan dan semua fokus untuk pencarian dan penyelamatan Kapal bersama Para Awak Kapal tersebut.

Terkait persediaan Oksigen dalam KRI Nanggala 402 tersebut, menurut Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana Yudo Margono bisa bertahan sampai 72 Jam, ” jadi bila hilang kontak kemarin Jam 3 jadi sampai hari Sabtu Jam 3 cadangan oksigen masih ada ” pungkas KASAL dalam Jumpa Pers yang dipimpin Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, dan Kepala Kepolisian RI Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Badung, Bali Kamis (22/04/2021-Red).

Pada kesempatan itu, KSAL menyampaikan bahwa KRI Nanggala 402 sebelum hilang kontak tengah mengikuti latihan penembakan Rudal dan Torpedo. Latihan ini digelar TNI AL yang diikuti 21 Kapal KRI, 5 Pesawat dan 2 Kapal Selam termasuk KRI Nanggala 402.

Sementara itu, Menhan Prabowo Subianto yang memimpin Konferensi Pers tersebut menyampaikan bahwa saat ini yang paling utama adalah fokus menyelamatkan awak KRI Nanggala-402 secepat mungkin. ” Saya yakin seluruh bangsa semua, hatinya, pikirannya fokusnya adalah agar anak-anak kita bisa kita selamatkan secepat mungkin ” tegas Menhan Prabowo.

Saudara-saudara sekalian, terima kasih kehadiranmu. Sebagaimana kita ketahui bersama, saat ini TNI sedang menghadapi suatu masalah, yaitu masih belum kontaknya, masih belum dapat kontak dengan kapal selam kita KRI Nanggala. Usaha-usaha untuk pencarian sudah dilakukan secara intensif dan akan memberi penjelasan lebih detail adalah Panglima TNI dan KSAL. Jadi saya segera saja persilakan Panglima TNI untuk menjelaskan dan saya yakin seluruh bangsa semua, hatinya, pikirannya fokusnya adalah agar anak-anak kita bisa kita selamatkan secepat mungkin “ demikian kutipan lengkap penyampaian Menhan Prabowo Subianto dalam Konferensi Pers yang disiarkan melalui Kanal YouTube tersebut (Kamis Siang, 22/04/2021-Red). (Dame/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.