326 views

Bhakti Sosial PAC PP Panai Hulu Untuk Biaya Perobatan Putri Dinanti

LABUHANBATU-LH: Pimpinan Anak Cabang Kecamatan Panai Hulu melakukan kegiatan Bhakti Sosial Untuk Biaya Perobatan Putri Dinanti Balita Usia 6 Bulan, warga Dusun VI Desa selat Besar, Kecamatan Bilah hilir, Kabupaten Labuhanbatu yang mengalami penyakit Jantung Bocor selama 4 bulan. Kegiatan Bhakti Sosial Penggalan Donasi untuk biaya Perobatan putri dinanti dengan turun kejalan dilakukan di Jln Lintas Simpang Ajamu dan Dor To Door ke Rumah Para Warga. Kegiatan dilaksanakan dari mulai Pukul 09.00 WIB dan selesai Pukul 12.00 WIB (Minggu,10/01/2021-Red)).

Adapun hasil yang berhasil terkumpul sebesar Rp 1.720.000 dan bebrapa sembako berupa Beras 1 Goni, Telur Satu Papan, Susu dan Gula. Kemudian bantuan diserahkan langsung ke Rumah Ahli Baik Orang Tua dari Putri Dinanti di Dusun Vl, Desa Selat Besar, Kecamatan Panai Hilir.

Saat dikonfirmasi Wartawan LH (liputanhukum.com), Pimpinan Penggerak Bhakti Sosial Erwin Harahap menyatakan ” Kegiatan Bhakti Sosial dilakukan untuk kemanusiaan peduli sesama yang membutuhkan “ pungkasnya (10/01/2021-Red).

Atas jeritan dan rintihan Putri Dinanti Balita 6 Bulan yang mengalami Jantung Bocor menahan sakit siang dan malam tiada henti. Bukan karena balita berusia 6 bulan itu manja, tetapi sebaliknya karena terus menahan rasa sakit yang tiada tara memanggil hati PAC Pemuda Pancasila Panai Hulu untuk melakukan penggalangan donasi biaya perobatan Putri Dinanti agar dapat segera mendapatkan pertolongan medis Rumah Sakit Adam Malik supaya dapat sembuh.

“ Begitu selesai penggalangan donasi, hasil uang yg di dapat akan diserahkan langsung ke orang tua Putri Dinanti ” tambah Erwin.

Putri Dinanti adalah Anak ke-Empat Solehuddin Harahap (Buruh Harian Lepas) dan Marlina. Anak kesayangan pasangan Pasutri ini saat usia 2 Bulan sudah divonis dokter mengalami Jantung Bocor dan harus segera dirujuk ke RS Adam Malik Medan.

Mendengar saran dokter RSUD Rantauprapat itu, Solehuddin dan Marlina semakin panik beberapa bulan belakangan ini. Sebab hidup meraka buat kebutuhan makan perhari saja sulit. Warga Dusun VI, Desa Selat Besar, Kecamatan Bilah Hilir Kabupaten Labuhanbatu Provinsi Sumatera Utara ini hanya bisa pasrah sambil terus berdoa agar Allah SWT memberikan jalan keluar dari derita Putri Dinati. Kondisi Balita ini kian hari kian memprihatinkan dan semakin kritis.

(Edy Syahputra Ritonga/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *