1,016 views

Warga Perum Griya Asri Ultimatum Pengembang PT CAG

LUBUKLINGGAU-LH: Kondisi jalan perumahan yang semakin banyak berlubang dan jalan yang sudah hancur di Kompleks Perumahan Griya Asri/ Pondok Palem Indah yang terletak di RT.10 dan RT.11 Kelurahan Muara Enim, Lubuklinggau Barat I semakin membuat warga geram karena sama sekali tidak ada perhatian pengembang untuk memperbaiki jalan tersebut. Sejak didirikan sekitar Tahun 2007 sampai saat ini jalan yang dibangun sama sekali belum ada perbaikan sehingga warga menilai tidak ada iktikad baik pengembang PT. CAG. “ Oleh karena itu kami mendesak agar komplek perumahahan kami diserahkan kepada pemerintah kota Lubuklinggau “ ujar Wawan salah seorang warga komplek (Sabtu, 28/12/2019-Red)

Ketika Tim Liputan Hukum menemui Ketua RT.10 Bapak Sukri mengatakan bahwa sudah berapa kali meminta kepada pengembang untuk menghibahkan kepada Pemkot karena warga sangat mengeluh kondisi jalan bak kubangan kerbau. “ Kalau komplek perumahan ini sudah dihibahkan kepada Pemkot, maka Pemkot bisa segera mengaspal jalan kami. Kalau belum ada serah terima hibah dari Pengembang kepada Pemkot maka Pemkot Lubuklinggau belum bisa melakukan pengaspalan jalan. Padahal komplek perumahan yang lain dh dibangun jalan padahal perumahan griya asri sudah ada lebih dulu. Terakhir, ketika pertemuan perwakilan warga, ketua RT denganh Pihak PT. CAG, ketua RT menjelaskan bahwa alasan pihak pengembang katanya proses hibah sedang dilakukan yaitu sedang menyiapkan dokumen ke dinas Perkim Kota Lubuklinggau, tapi sepertinya belum ada tanda-tanda jalan kami dibangun “ pungkas Sukri panjang lebar (28/12/2019-Red).

Ditambahkan wawan, dalam waktu dekat warga komplek akan bermusyawarah, dan akan lakukan aksi unjuk rasa di kantor PT. CAG. “ Sudah cukup kekecewaan kami atas perlakuan Pihak Pengembang ini, seakan-akan menyepelekan, sudah banyak korban yg terbalik dari motor oleh jalan yg seperti jalan kebon ini “ ujar wawan. (Tim LH Sumsel/Awang-Habib/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.