2.409 views

Demo ‘#Yogyakarta Memanggil’ Berakhir Anarkis Gedung DPRD Rusak Parah dan Legian Café Terbakar

YOGYAKARTA-LH: Sejak siang (Kamis, Pukul 13.30 WIB; 08/10/2020-Red) tanda-tanda anarkis sudah mulai terjadi. Ribuan Massa Aksi Demo dari berbagai elemen menolak UU Omnibus Law Cipta Kerja yang baru saja disahkan DPR-RI (Senin, 05/10/2020-Red) sudah terkonsentrasi di depan Gedung DPRD DIY (Daerah Istimewa Yogyakarta) yang terletak di Jl. Malioboro sejak Pukul 12.00 WIB. Ribuan Mahasiswa dari berbagai Kampus yang menamakan dirinya Aliansi Rakyat Bergerak (ARB) yang berkumpul di Bundaran bergerak ke Gedung Wakil Rakyat DIY itu dimana Massa Buruh sudah lebih awal tiba. Mereka mengusung topik “Tolak UU Omnibus Law Ciptaker” dengan Tagar Yogyakarta Memanggil.

Menjelang sore, keadaan semakin memanas. Perang Gas Air Mata dengan lemparan batu semakin tak terkendali. Kondisi ini, bukan membuat Massa Aksi membubarkan diri, tetapi malah berhasil merangsek ke dalam Gedung DPRD DIY. Puncaknya, Masaa Aksi berhasil memasuki Gedung DPRD.

Akibat kejadian ini, kaca-kaca, genteng dan pagar kantor DPRD rusak parah. Beberapa kenderaan termasuk Mobil Polisi yang terparkir di halaman DPRD DIY juga rusak.

Bahkan, salah satu restoran yang persisi disamping Gedung DPR DIY bernama Legian Café hangus terbakar. Belum dapat dipastikan apa penyebab terbakarnya Restoran ini. Belum dapat diketahui berapa kerugian materiil akibat kejadian ini.

Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X mengaku menyanggupi permintaan buruh terkait penolakan mereka terhadap UU Cipta Kerja. Sultan Yogyakarta itu berjanji akan menyurati Presiden Jokowi untuk menyampaikan penolakan buruh terhadap Omnibus Law. Sikap Sultan ini disampaikan setelah Beliau menerima Perwakilan Buruh (Kamis, 08/10/2020-Red). ” Mereka menyampaikan aspirasinya supaya Saya bisa memfasilitasi untuk mengirim surat kepada presiden. Aspirasi dari warga masyarakat khususnya buruh, saya sanggupi dengan surat yang akan ditandatangani Gubernur sebagai respons dari aspirasi mereka ” ujar Gubernur DIY ini (Kamis, 08/10/2020-Red).

Dari hasil pantauan Wartawan LH (liputanhukum.com), sampai Pukul 00.45 (09/10/2020-Red), situasi sekitar Gedung DPRD DIY sudah terkendali. Sepanjang Jalan Maliboro ditutup dan di Policeline oleh Aparat Keamanan. Tampak Aparat dari Satpol PP berjaga-jaga di lokasi yang menjadi tempat konsentrasi Massa Aksi Demo itu sebelumnya. (Fadlil-Argian/Red)

VIDEO TERKAIT:

Situasi Di Gedung DPRD DIY

Video Saat LEGIAN CAFE Terbakar

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *