345 views

Pengelolaan Rumah Duka Yayasan Batuaji Batam Diduga Amburadul

BATAM-LH: Pengelolaan Rumah Duka Yayasan Batuaji Batam kembali disoroti dan dipertanyakan. Salah seorang yang membongkar kebobrokan pengelolaan di Yayasan ini adalah mantan Bendaharanya. Hengky yang pernah menjadi Bendahara Yayasan ini mengaku kecewa sekaligus mempertanyakan atas pengelolaan Rumah Duka ini.

Menurut Hengky, pengelolaannya tidak sesuai harapan daripada para pendiri. Pengelolaan yayasan saat ini keluar dari aturan semestinya.

Persoalan yang paling mendasar adalah tentang konsep dan sosok kepengurusan. Dalam prakteknya, semua dirangkap oleh Ketua Umum Hendry alias Miasun atau yang akrab dipanggil Ati. “Kita pertanyakan pengelolaannya, karena Ketua sekarang merangkap semua tanggungjawab kepengurusan. Sementara pengurus yang lain hanya stempel,” punkas Hengky (19/05/19-Red).

Masih menurut Hengky bahwa setiap ada donatur bendahara tak dilibatkan. “Tapi kemudian bendahara diminta menandatangani laporan keuangan yang telah dibuat oleh Ketua Umum,” tambahnya.

Ketidakjelasan lainnya adalah berkaitan dengan besaran biaya orang yang menginap di rumah duka. “Karena berlabel suka rela, tapi pada hakekatnya terkesan harus bayar tinggi. Mobil operasional yayasan yang seharusnya setiap hari hanya digunakan untuk keperluan yayasan. Justru oleh Ketua Umum mobil plat merah tersebut dipinjamkan ke oknum Calon Legislatif (Caleg),” papar Hengky.

Menurut Hengky, sudah saatnya pengelolaan Rumah Duka Batu dikembalikan pada fungsi awalnya. Sebab, kalau tidak maka kasihan masyarakat yang sudah banyak menyumbang. (Anto/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *