Limbah Lumpur PDAM Teluk Ambulu Batu Jaya Resahkan Warga Sekitar

FOTO JADI PDAM KALI APUR

KARAWANG-LH: Limbah berupa lumpur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Cabang Pembantu yang terletak di Desa Teluk Ambulu Kecamatan Batu Jaya Kabupaten Karawang sangat meresahkan masyarakat sekitar khususnya warga yang bermukim di Daerah Aliran Sungai (DAS) Kali Apur. Betapa tidak, dasar sungai telah naik ada yang telah mencapai 1,5 M akibat endapan lumpur buangan dari Mesin Perusahaan Air Minum milik Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang itu. Jarak mesin PDAM ke Kali Apur hanya 10 M tanpa Bak Penampung limbah dan langsung disalurkan melalui pipa dan atau gorong-gorong ke Kali Apur. Akibatnya, badan kali tidak mampu menampung air terlebih-lebih dimusim hujan sehingga air melimpah kemana-mana.

Yang lebih naïf lagi, megingat Kali Apur merupakan satu-satunya tempat pembuangan air limbah masyarakat khususnya Desa Teluk Ambulu, maka luapan air akibat naiknya dasar sungai karena limbah lumpur PDAM secara otomatis menyebarkan bau tak sedap. Dan hal ini tentunya berpotensi atas gangguan kesehatan terhadap masyarakat sekitar.

Untuk Desa Teluk Ambulu saja, menurut hasil investigasi dan pantauan Liputan Hukum ada 1028 KK warga yang berdomisili di DAS Kali Apur. Artinya, bahwa korban akibat ketelodoran PDAM ini lebih dari 3000 jiwa dengan estimasi setiap KK ada 3 orang warga. Walaupun pada faktanya bisa lebih dari itu.

Ketika hal ini hendak dikonfirmasi kepada Pihak PDAM Teluk Ambulu, pimpinan instansi ini tidak ada di tempat. “ Pimpinan tidak ada Pak. Coba datang hari Senin aja “ kata salah satu staf (Jum’at, 06/04/2018-Red). Menurut informasi yang didapatkan bahwa Kepala Cabang PDAM ini berinisial AS dengan wakilnya berinisial Sgy.

Banyak Pihak yang menyayangkan sikap dan tindakan PDAM ini terlebih-lebih bahwa Desa ini pernah dinobatkan sebagai Desa Terapih Se-Kabupaten Karawang. Salah tokoh masyarakat desa ini berinisial Pen menyampaikan kepada LH bahwa ketidakbecusan PDAM atas limbah lumpur ini sangat meresahkan kehidupan masyarakat. “ Kami betul-betul kecewa Pak atas ketidakbecusan Pihak PDAM terhadap limbah lumpur yang sangat meresahkan masyarakat. Apalagi musim hujan, banjir kemana-mana karena Kali Apur meluap tidak mampu menampung air karena dasar kali naik sampai 1 M lebih berisi lumpur buangan PDAM. Mereka tidak pernah mau mengeruk “ pungkas Pen penuh harap (Kamis, 05/04/2018-Red).

Hal senada juga disampaikan oleh Tokoh Masyaakat lainnya berinisial KAH, bahwa masyarakat Desa Teluk Ambulu khususnya yang rumahnya disekitar Daerah Aliran Sungai Kali Apur sangat terancam dengan limbah lumpur PDAM ini. “ Kami berharap bahwa aspirasi kami ini dimuat di media massa agar para petinggi dan pengambil kebijakan negeri ini khususnya Pemda Karawang dapat mendengar dan mengatasinya “ ujar KAH (Suparman/Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *